Kompas.com - 16/03/2021, 19:57 WIB
Laman https://djponline.pajak.go.id untuk pengisian SPT secara online https://djponline.pajak.go.idLaman https://djponline.pajak.go.id untuk pengisian SPT secara online

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan melaporkan, hingga hari ini, Selasa (16/3/2021) sudah ada 6,79 juta wajib pajak yang melaporkat Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan.

Tahun ini, sebanyak 19 juta orang tercatat wajib melakukan pelaporan SPT. Sementara DJP menargetkan rasio kepatuhan pelaporan pajak sebesar 80 persen atau 15,2 juta orang. Dengan demikian, baru 44,67 persen dari target tersebut yang tercapai.

Bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang realisasinya mencapai 7,63 juta, maka realisasi saat ini turun 11 persen.

Baca juga: Simak, Ini Denda Telat Lapor SPT Tahunan

Dari total jumlah wajib pajak yang sudah lapor tersebut, sebanyak 6,57 juta merupakan wajib pajak orang pribadi, dan sebanyak 223.103 merupakan wajib pajak badan.

Ditjen pajak mencatatkan, untuk tahun ini sebagian besar wajib pajak atau sebanyak 6,55 juta melakukan pelaporan dengan e-filing, dan sebanyak 244.976 masih dilakukan secara manual.

Untuk wajib pajak yang melakukan pelaporan SPT secara elektronik, sebanyak 6,36 juta merupakan wajib pajak orang pribadi dan sebanyak 189.039 merupakan wajib pajak badan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk diketahui, batas akhir pelaporan SPT bagi wajib pajak pribadi jatuh pada 31 Maret 2021.

Bagi wajib pajak yang ingin melaporkan SPT dapat mengakses aman www.pajak.go.id. Untuk proses pelaporan, wajib pajak bisa memilih menu login di pojok kanan laman tersebut.

Sebelum melaporkan SPT, pastikan wajib pajak sudah memiliki dan melakukan aktivasi Elektronic Filing Identification Number (EFIN). EFIN merupakan nomor identifikasi yang dikeluarkan DJP untuk melakukan pelaporan secara elektronik.

Baca juga: Sri Mulyani Ingatkan Wajib Pajak Tak Tunggu Akhir Bulan untuk Lapor SPT Pajak

Apabila lupa EFIN, wajib pajak tidak perlu datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Wajib pajak dapat menyampaikan permohonan layanan lupa EFIN dengan melampirkan dokumen pendukung melalui Agen Kring Pajak, telepon/pesan Whatsapp ke nomor resmi KPP, surel resmi KPP, atau Direct Message (DM) akun media sosial KPP tempat wajib pajak terdaftar. Nomor telepon dan surel resmi setiap KPP dapat dilihat pada tautan www.pajak.go.id/unit-kerja.

Agen Kring Pajak dapat dihubungi melalui telepon 1500200, mention ke akun Twitter @kring_pajak, surel ke informasi@pajak.go.id untuk informasi pajak, surel pengaduan@pajak.go.id untuk pengaduan, atau live chat di situs pajak www.pajak.go.id setiap hari kerja (Senin – Jumat) jam 08.00 – 16.00. Apabila lupa password, wajib pajak dapat melakukan reset password dengan menginput data NPWP, EFIN, dan email.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.