KILAS

Sempat Tertunda Karena Pandemi, Kemnaker Dorong CPMI Dapatkan Kartu Prakerja

Kompas.com - 16/03/2021, 20:18 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah mendorong agar CPMI mendapatkan kuota Kartu Prakerja, dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (16/3/2021). Dok. Humas Kementerian KetenagakerjaanMenteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah mendorong agar CPMI mendapatkan kuota Kartu Prakerja, dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (16/3/2021).

KOMPAS.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendorong Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) mendapatkan kuota program Kartu Prakerja pada 2021.

Hal tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (16/3/2021).

Menurut Ida, hal itu menjadi salah satu upaya Kemnaker untuk meningkatkan kompetensi para CPMI.

“Saya kira dalam Undang-undang (UU) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Peningkatan kompetensi CPMI menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan pemerintah daerah," ujarnya.

Baca juga: Pendaftar WLKP Masih Minim, Kemnaker Desak Perusahaan Daftar secara Online

Ida menjelaskan, sejak awal penyusunan Peraturan Menteri Perekonomian Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja Melalui Program Kartu Prakerja, pemerintah telah menyepakati kuota khusus bagi CPMI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sayangnya, hal tersebut tertunda akibat pandemi Covid-19.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com pada Selasa (16/3/2021), Ida menjelaskan, hingga kini, keinginan Kemnaker untuk mendapatkan kuota Kartu Prakerja bagi CPMI belum terpenuhi.

“Kita dorong terus agar CPMI dapat kuota Kartu Prakerja," tuturnya.

Baca juga: Pelatihan Kartu Prakerja, Menaker: Teknik Makeup Natural Paling Tinggi Peminatnya...

Peran Kemnaker dalam Kartu Prakerja

Dalam rapat kerja tersebut, Ida Fauziyah menjelaskan, terdapat total delapan platform digital dalam pelaksanaan program Kartu Prakerja.

Kedelapan platform tersebut meliputi Sistem Informasi Ketenagakerjaan (SISNAKER), Tokopedia, Skill Academy, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Pintaria, Sekolah.mu, dan Pijar Mahir.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.