Kompas.com - 17/03/2021, 08:43 WIB
Ilustrasi digitalisasi bagi UMKM. DOK. SHUTTERSTOCKIlustrasi digitalisasi bagi UMKM.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - CEO Leap Vista Steve Tan menilai tak ada waktu yang lebih baik untuk berjualan di platform e-commerce selain saat ini. Hal itu lantaran pasar digital dan jasa online sedang berkembang pesat.

Meski begitu, berjualan di e-commerce tak semudah yang dibayangkan. Tan mengatakan, akan banyak persaingan yang akan hadapi.

Oleh sebab itu, penting untuk memiliki tujuan pemasaran yang dapat mendatangkan lebih banyak pengunjung ke toko Anda untuk bisa mengembangkan bisnis Anda .

Mengutip dari Entrepreneur, Rabu (17/3/2021), berikut 6 cara mengembangkan bisnis online di e-commerce menurut Steve Tan:

1. Optimalkan halaman produk

Tan mengatakan, karena semakin banyak orang mengikuti tren masuk ke e-commerce, semakin mendesak bagi mereka untuk berinvestasi dalam SEO atau pengoptimalan mesin telusur.

Memiliki pengoptimalan yang tepat, terutama pada halaman produk Anda, akan mempermudah mesin pencari untuk menemukan toko Anda dan menampilkannya di hasil pencarian yang relevan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada cara yang lebih cepat agar toko Anda muncul di hasil pencarian yaitu melalui iklan berbayar. Dengan harga tertentu, toko Anda bisa mendapatkan penempatan tinggi pada hasil pencarian dan mendapatkan peningkatan lalu lintas yang bagus dalam SEO organik.

Baca juga: IHSG Diprediksi Menguat, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

2. Tangkap prospek melalui media sosial

Belanja online telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kebiasaan baru. Bisnis yang menggunakan banyak saluran sosial pada akhirnya menjual lebih banyak produk daripada yang tidak.

Tempat yang bagus untuk memulai pemasaran di media sosial adalah Instagram . Ini adalah platform yang ramah bisnis, terutama dengan fitur-fiturnya yang memungkinkan penjual menandai produk di postingan mereka.

Anda juga dapat memperoleh prospek melalui situs media sosial lain seperti Twitter, Facebook, dan Pinterest . Tetapi sebelum Anda memutuskan promosi di media sosial, periksa dulu apakah target konsumen Anda menggunakan media sosial tersebut atau tidak.

Tidaklah bijaksana untuk menghabiskan waktu dan sumber daya Anda di beberapa situs media sosial jika pelanggan ideal Anda hanya menggunakan beberapa atau lebih.

3. Kumpulkan email melalui formulir pendaftaran

Biasanya ada pengunjung toko yang mungkin melihat produk tertentu tetapi belum siap untuk melakukan pembelian. Pengunjung ini biasanya membutuhkan sedikit kenyakinan. Di sinilah pendaftaran dan email berguna.

Dengan formulir pendaftaran, Anda dapat mengumpulkan informasi orang-orang dan kemudian mengirimi mereka pesan dan penawaran yang dapat membujuk mereka untuk membeli.

Ketika seseorang mengisi formulir, pada dasarnya mereka memberi Anda izin untuk menghubungi mereka. Email Anda harus bertujuan untuk memelihara prospek, menampung keberatan pembelian apa pun yang mungkin mereka miliki, dan pada akhirnya mengarahkan mereka untuk melakukan pembelian.

Baca juga: Pengusaha Keluhkan Praktik “Illegal Cross-Border” di Platform E-Commerce

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.