Erick Thohir: 50.000 Orang Telah Disuntik Vaksin di Sentra Vaksinasi BUMN

Kompas.com - 17/03/2021, 10:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, sebanyak 50.000 orang telah disuntikan vaksin Covid-19 di Sentra Vaksinasi Bersama BUMN di Istora, Senayan, Jakarta selama sembilan hari.

Pencapaian tersebut melampaui ekspektasi yang ditargetkan Kementerian BUMN saat menggelar kegiatan yang ditujukan mempercepat program vaksinasi nasional tahap kedua dengan sasaran kalangan lansia dan pekerja layanan publik.

Saat Sentra Vaksinasi Bersama dibuka, Erick hanya menetapkan target setiap harinya sebanyak 5.00 orang akan divaksin.

Baca juga: RI Akan Datangkan 20,2 Juta Dosis Vaksin untuk Vaksinasi Gotong Royong

“Saya mengapresiasi warga lansia yang datang ke Istora untuk divaksin. Apalagi saya mengetahui, banyak warga lansia yang datang dari pagi hari sebelum Sentra ini dibuka. Saya hargai semangat tinggi lansia, namun mohon tetap perhatikan kondisi fisik dan kesehatan, serta jangan sampai lelah karena datang terlalu pagi dan menunggu lama. Bagaimanapun para nakes dan panpel yang bertugas butuh persiapan," ujar Erick, Rabu (17/3/2021).

Erick menambahkan, pihaknya yang menjadi pelaksana Sentra Vaksinasi Bersama BUMN ini telah berkoordinasi dengan pihak Gelora Bung Karno untuk mengantisipasi membanjirnya warga lansia yang mendatangi kawasan Senayan.

Beberapa arena olahraga dan kantong parkir di sekitar Istora sudah dijadikan lokasi antrian yang dilengkapi dengan garis pembatas dan kursi bagi lansia.

Sentra Vaksinasi Bersama BUMN juga sudah membuka tautan pendaftaran vaksinasi khusus lansia yang bisa diakses di: https://lokel.com/event/vaksinasicovid19untuklansia. Dengan tautan ini, lansia yang memiliki KTP Non DKI Jakarta, tapi tinggal di Jakarta masih bisa mendaftar.

Namun tetap harus dilengkapi dengan surat keterangan domisili dari RT/RW tempat tinggalnya saat akan divaksin.

Baca juga: Menkes: 11,7 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Gratis Masuk ke Indonesia hingga Mei 2021

“Terlampauinya target membuktikan bahwa banyak orang, terutama lansia ingin divaksin. Karena animo yang besar, dalam waktu dekat kami akan membuka sentra vaksinasi serupa, di Jakarta dan juga di provinsi lain. Dengan semakin banyak warga negara yang divaksin, maka herd immunity akan tercapai dan program Indonesia Sehat untuk menunjang Indonesia Bekerja bisa segera terwujud," kata Erick.

Mantan bos Inter Milan ini menjelaskan, sentra-sentra vaksinasi yang akan dibangun Kementerian BUMN bertujuan mendorong percepatan program vaksinasi nasional yang ditargetkan mencapai satu juta vaksin per bulan ini.

Termasuk mendukung tahap kedua vaksinasi nasional yang mengarahkan 21,5 juta kalangan lanjut usia dan 16,9 juta pekerja dan pelayan publik di seluruh Indonesia untuk segera divaksin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BUMN ID Food Realisasikan Distribusi Migor 744.000 Liter ke Papua Indonesia Timur

BUMN ID Food Realisasikan Distribusi Migor 744.000 Liter ke Papua Indonesia Timur

Whats New
Turun Rp 5.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Turun Rp 5.000 Per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Setahun Berdiri untuk UMKM Indonesia, Simak Deretan Fakta Menarik dari Kampus UMKM Shopee

Setahun Berdiri untuk UMKM Indonesia, Simak Deretan Fakta Menarik dari Kampus UMKM Shopee

Work Smart
Ekonom Perkirakan Inflasi Inti RI Naik Jadi 3,5 Persen, Jadi Tantangan Pemulihan Ekonomi

Ekonom Perkirakan Inflasi Inti RI Naik Jadi 3,5 Persen, Jadi Tantangan Pemulihan Ekonomi

Whats New
Sri Mulyani Minta Pertamina Kendalikan BBM Subsidi Pertalite-Solar agar APBN Tidak 'Jebol'

Sri Mulyani Minta Pertamina Kendalikan BBM Subsidi Pertalite-Solar agar APBN Tidak "Jebol"

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Tiket AKAP DAMRI Kini Bisa Dipesan di Alfamart dan Indomaret

Tiket AKAP DAMRI Kini Bisa Dipesan di Alfamart dan Indomaret

Whats New
Kuota Solar dan Pertalite Menipis, BPH Migas Imbau Pemilik Mobil Beralih ke BBM Nonsubsidi

Kuota Solar dan Pertalite Menipis, BPH Migas Imbau Pemilik Mobil Beralih ke BBM Nonsubsidi

Whats New
Harga Minyak Mentah Naik, Usai IEA Perkirakan Pertumbuhan Permintaan 2022

Harga Minyak Mentah Naik, Usai IEA Perkirakan Pertumbuhan Permintaan 2022

Whats New
Penerimaan Pajak Capai Rp 1.028,5 Triliun hingga Juli 2022

Penerimaan Pajak Capai Rp 1.028,5 Triliun hingga Juli 2022

Whats New
Jelang Akhir Pekan, IHSG Diproyeksi Kembali Menguat

Jelang Akhir Pekan, IHSG Diproyeksi Kembali Menguat

Whats New
Memulihkan Rantai Pasok Pangan Halal

Memulihkan Rantai Pasok Pangan Halal

Whats New
Sentimen Inflasi Tidak Bertahan Lama, Wall Street Ditutup Variatif

Sentimen Inflasi Tidak Bertahan Lama, Wall Street Ditutup Variatif

Whats New
Kabupaten Lamongan Proyeksikan Pendapatan Daerah Rp 3,82 Triliun

Kabupaten Lamongan Proyeksikan Pendapatan Daerah Rp 3,82 Triliun

Whats New
Permintaan Alat Berat United Tractors Meningkat Dua Kali Lipat Imbas Peningkatan Produksi Batu Bara

Permintaan Alat Berat United Tractors Meningkat Dua Kali Lipat Imbas Peningkatan Produksi Batu Bara

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.