Diskon PPnBM Fortuner-Pajero dkk, Pemerintah Berpihak ke Si Kaya?

Kompas.com - 17/03/2021, 19:06 WIB
Kompas.com mendapat kesempatan melihat lebih dekat ubahan pada Mitsubishi Pajero Sport Dakar Ultimate 4x4 terbaru. SUV ini mendapat pembaruan di sisi eksterior dan interior Kompas.com mendapat kesempatan melihat lebih dekat ubahan pada Mitsubishi Pajero Sport Dakar Ultimate 4x4 terbaru. SUV ini mendapat pembaruan di sisi eksterior dan interior

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berencana untuk memberikan insentif berupa diskon Pembelian atas Barang Mewah (PPnBM) terhadap mobil dengan isi silinder hingga 2.500 cc.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), harga mobil dengan kapasitas silinder hingga 2.500 cc di kisaran Rp 330 juta hingga Rp 620 juta. Mobil yang termasuk dalam jenis ini antara lain Toyota Innova, Toyota Fortuner, hingga Mitsubishi Pajero.

Kebijakan ini pun memang ditujukan untuk diberikan kepada kalangan kelas menengah ke atas.

Baca juga: Apa Itu PPnBM: Definisi, Tarif, Perhitungan, dan Contohnya

Lalu, apakah artinya pemerintah tak berpihak kepada masyarakat kalangan menengah ke bawah dengan adanya kebijakan ini?

Direktur Riset Centre of Reform on Economics (Core) Piter Abdullah menjelaskan, keberpihakan pemerintah tidak bisa hanya dilihat dari satu sisi kebijakan saja. Pasalnya, meski ditujukan untuk kelas menengah atas, namun dampaknya tak hanya untuk penduduk kaya.

"Dengan insentif ini maka diharapkan industri kendaraan bermotor akan terus bertahan, kalau industri kendaraan bermotor terus hidup berapa banyak kelompok menengah bawah yang akan terbantu?," ujar Piter ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (17/3/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia pun mengatakan, kebijakan ini diharapkan bisa membantu menyelamatkan penduduk dari kelompok industri otomotif yang terancam PHK.

Selain itu juga bisa membantu membangkitkan industri turunannya yang turun terdampak pandemi.

Sebelumnya, pemerintah pun telah menerapkan kebijakan serupa untuk mobil dengan kapasitas mesin hingga 1.500 cc. Kebijakan diskon PPnBM tersebut mulai diberlakukan per 1 Maret 2021 ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sempat mengungkapkan, lebih dari 1,5 juta orang saat ini bekerja di sektor industri otomotif dengan kontribusi terhadap PDB mencapai Rp 700 triliun.

Adapun Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengatakan, formulasi perluasan dan pendalaman kebijakan dikson PPnBM akan didasari oleh kenaikan tingkat kapasitas silinder kendaraan dan dikombinasikan dengan local purchase.

 

Bisa pula hanya dengan didasari local purchase dan kemungkinan perubahan time frame-nya.

"Kami akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan,” kata dia.

Baca juga: Insentif Diperluas, Mobil Innova hingga Pajero Berpotensi Dapat Diskon PPnBM

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.