Rupiah dan IHSG Menguat di Sesi I, Asing Borong ASII, BMRI, dan BBNI

Kompas.com - 18/03/2021, 13:12 WIB
Ilustrasi pergerakan saham dan pelaku pasar (Pixabay) KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIIlustrasi pergerakan saham dan pelaku pasar (Pixabay)

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada penutupan perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (18/3/2021), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat.

Demikian juga dengan rupiah yang tancap gas di pasar spot.

Melansir RTI, IHSG pada tengah hari menguat 0,92 persen di level 6.334,94.

Baca juga: IHSG dan Rupiah Tancap Gas Pagi Ini

Total transaksi siang ini mencapai Rp 6,2 triliun dengan volume 11,5 miliar saham.

Siang ini, asing catatkan net buy sebesar Rp 240,4 miliar.

Sektor aneka industri menyumbang penguatan IHSG sebesar 2,9 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, sektor basic industri 1,6 persen, infrastruktur 1,5 persen, dan manufaktur 1,3 persen.

Asing siang ini paling banyak borong saham Astra International (ASII) sebesar Rp 55,7 miliar. ASII menguat 3,14 persen di level Rp 5.750 per saham.

Baca juga: IHSG Berpotensi Menguat, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Asing juga beli saham Bank Mandiri (BMRI) sebesar Rp 33,3 miliar. BMRI siang ini naik 2,6 persen di level Rp 6.700.

Saham Bank (BBNI) juga laris dibeli asing sebesar Rp 32,6 miliar. Saham BBNI siang ini bertambah 2,8 persen di level Rp 6.275 per saham.

Sementara itu, asing siang ini juga paling banyak lepas saham Bank BCA (BBCA) sebesar Rp 67,6 miliar. BBCA menguat 0,38 persen di level Rp 33.175 per saham.

Saham Bank Jago (ARTO) juga dilego asing sebesar Rp 25,3 miliar. Harga saham ARTO siang ini naik 7,5 persen di level Rp 10.625 per saham.

Asing juga lakukan aksi jual pada saham Charoen Pokhpand (CPIN) sebesar Rp 11,9 miliar. CPIN menguat 1,12 persen di level Rp 6.775 per saham.

Baca juga: Kerap Beda Pendapat Soal Kebijakan Pangan, Mendag Sebut Hubungan dengan Mentan Makin Harmonis

Primadona siang ini adalah saham Sentral Mitra Informatika (LUCK) yang meroket 22,7 persen di level Rp 167 per saham.

Selanjutnya, saham Surya Era Perkasa (ESSA) juga melesat 14,5 persen di level Rp 300 per saham.

Saham Matahari Putra Prima (MPPA) juga naik 12,8 persen di level Rp 282 per saham.

Rupiah siang ini berhasil menguat pada level Rp 14.395 per dollar AS, berdasarkan Bloomberg pukul 11.03 WIB.

Posisi tersebut naik 32 poin (0,23 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya Rp Rp 14.427 per dollar AS.

Baca juga: Wamen BUMN Pastikan Tak Ada Pengurangan Pegawai karena Pembentukan Holding Ultramikro

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.