Soal Sengketa di Pancoran, Pertamina Klaim Pemilik Sah Tanah

Kompas.com - 19/03/2021, 10:43 WIB
Polisi menembakkan gas air mata ke arah kelompok massa yang terlibat tawuran di Jalan Pancoran Raya, Pancoran, Jakarta Selatan pada Rabu (17/3/2021) sekitar pukul 23.04 WIB. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOPolisi menembakkan gas air mata ke arah kelompok massa yang terlibat tawuran di Jalan Pancoran Raya, Pancoran, Jakarta Selatan pada Rabu (17/3/2021) sekitar pukul 23.04 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) menyatakan, aset tanah yang berlokasi di Jalan Raya Pasar Minggu Km 15 RT 006, RW 02, Kelurahan Pancoran, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan secara hukum sah milik perseroan, setelah Mahkamah Agung mengabulkan upaya Peninjauan Kembali yang diajukan.

Manager Legal PT Pertamina Training and Consulting (PTC) Achmad Suyudi mengatakan, hak kepemilikan Pertamina atas lahan tersebut dikuatkan melalui Sertipikat Hak Guna Bangunan yang diterbitkan oleh Kantor Pertanahan Jakarta Selatan, Badan Pertanahan Nasional.

Oleh karenanya, Pertamina melalui PTC tengah mengupayakan proses pemulihan aset dengan melakukan pengamanan dan penertiban aset dari penghuni tanpa hak di lokasi tanah tersebut.

Baca juga: Wagub DKI Minta Pertamina Carikan Tempat Tinggal Baru untuk Warga Pancoran yang Tergusur

“Berdasarkan upaya hukum luar biasa yang dilakukan yakni Peninjauan Kembali, Mahkamah Agung mengabulkan bantahan perusahaan dan menyatakan bahwa Pertamina adalah pemilik satu-satunya yang sah dari tanah-tanah dan bangunan beserta segala sesuatu yang terdapat di atasnya,” tutur Achmad dalam keterangan tertulis, dilansir Jumat (19/3/2021).

Achmad mengklaim, dalam proses pemulihan aset di Pancoran, pihaknya tidak melakukan tindak anarkis, melainkan menggunakan pendampingan dari pihak kepolisian.

Upaya pemulihan tersebut telah berjalan lebih dari 10 bulan dengan melakukan sosialisasi sebelum pelaksanaan pemulihan aset milik Pertamina secara persuasif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sampai saat ini, sudah lebih dari 75 persen lahan telah dikembalikan kepada Pertamina, dan semua kami lakukan sesuai prosedur dan tidak ada cara-cara anarkis menggunakan ormas tertentu pada proses pemulihan aset," ucap Achmad.

Baca juga: PT Pertamina Bantah Kerahkan Ormas untuk Gusur Warga Pancoran

Sebelumnya diberitakan, pada Rabu (17/3/2021) kemarin, sekitar pukul 21.00 WIB terjadi bentrokan di wilayah Pancoran lantaran sengketa lahan antara PT Pertamina dengan warga Pancoran Buntu II.

Kericuhan bermula saat anggota ormas memblokade akses masuk utama dan pintu belakang ke Jalan Pancoran Buntu II sekitar pukul 15.00 WIB di hari bentrokan.

Merespons hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, lahan di Pancoran, Jakarta Selatan, yang memicu bentrokan merupakan lahan milik Pertamina.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.