Digugat PKPU oleh 2 Perusahaan, Ini Penjelasan Angkasa Pura II

Kompas.com - 19/03/2021, 11:37 WIB
Kondisi Bandara Husein Sastranegara Bandung. KOMPAS.com/RENI SUSANTIKondisi Bandara Husein Sastranegara Bandung.

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Angkasa Pura II saat ini sedang menghadapi Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan oleh PT Bunga Tanjung Raya dan PT Pharma Kasih Sentosa dengan Register Perkara Nomor 103/Pdt.SusPKPU/2021/PN.Niaga.Jkt.Pst di Pengadilan Niaga Pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), permohonan PKPU tersebut dilatarbelakangi oleh Putusan Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) No.14/VII/ARB/BANI-Mdn/2019 dan No.15/VII/ARB/BANI-Mdn/2019.

Putusan tersebut menyatakan PT AP II agar membayar progress kerja terhadap PT Bunga Tanjung Raya dalam Pekerjaan Perluasan Apron di Bandara Husein Sastranegara. Sementara terhadap PT Pharma Kasih Sentosa, dalam Pekerjaan Overlay Taxiway B, C, D, dan Paralel Taxiway serta Lanjutan Perluasan Apron B-C di Bandara Husein Sastranegara.

Baca juga: Erick Thohir Rombak Jajaran Komisaris Angkasa Pura II

Pengadilan Negeri Bandung juga telah mengeluarkan penetapan eksekusi yang diajukan oleh PT Bunga Tanjung Raya dan PT Pharma Kasih Sentosa.

SVP Corporate Secretary APIA Deni Krisnowibowo mengatakan, perseroan telah melakukan upaya hukum Perlawanan terhadap Penetapan Eksekusi yang diajukan oleh PT Bunga Tanjung Raya dan PT Pharma Kasih Sentosa yang telah diputus dalam tingkat Banding yang amar putusannya pada intinya menerima permohonan Banding PT AP II.

“PT AP II belum melakukan pembayaran terhadap Para Pemohon PKPU dengan alasan dan pertimbangan bahwa Para Pemohon PKPU tidak menyelesaikan pekerjaannya sebagaimana yang diperjanjikan dalam kontrak hingga tanggal berakhirnya kontrak, dan tidak mampu menyerahkan barang atau pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan dalam kontrak,” kata Deni dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (18/3/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini diperkuat dengan upaya hukum perlawanan yang diajukan oleh PT AP II terhadap Penetapan Eksekusi PT Bunga Tanjung Raya telah dikabulkan oleh Pengadilan Tinggi Bandung.

Deni mengatakan, proses hukum permohonan PKPU, tidak mempengaruhi jalannya operasional dan/atau kegiatan usaha PT AP II, dan PT AP II tidak akan melakukan penundaan kewajiban terhadap pihak ketiga sepanjang sesuai dengan kontrak atau perjanjian yang telah disepakati bersama.

Selanjutnya, PT AP II telah menunjuk kuasa hukum dalam membela kepentingan hukum PT AP II untuk menyampaikan Jawaban, Tanggapan atau Bantahan sesuai fakta berdasarkan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia.

Di samping itu, PT AP II juga telah mengajukan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum terhadap Para Pemohon PKPU di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

“Apabila terdapat kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga saham perusahaan, akan kami sampaikan penjelasan lebih lanjut,” sebut dia.

Baca juga: Buka Peluang Bisnis, Angkasa Pura II Cari Pengelola Tunggal Iklan Outdoor



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sulit Dihubungi Investor, Ini Alasan Pihak Tanijoy

Sulit Dihubungi Investor, Ini Alasan Pihak Tanijoy

Whats New
Cek Kurs Rupiah Hari Ini di Lima Bank Besar

Cek Kurs Rupiah Hari Ini di Lima Bank Besar

Whats New
Aset Kripto Hari Ini Kompak Melesat, Bitcoin Tembus 40.000 Dollar AS

Aset Kripto Hari Ini Kompak Melesat, Bitcoin Tembus 40.000 Dollar AS

Whats New
Ini Alat Tangkap Ikan yang Dilarang dan Boleh Digunakan

Ini Alat Tangkap Ikan yang Dilarang dan Boleh Digunakan

Whats New
Rincian Harga Emas Antam Hari ini Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Antam Hari ini Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Whats New
Salurkan KUR Pertanian Rp 1 Miliar ke Petani Serang, Mentan: Mari Kita Dorong Kebijakan Ini

Salurkan KUR Pertanian Rp 1 Miliar ke Petani Serang, Mentan: Mari Kita Dorong Kebijakan Ini

Whats New
Mengenal Model Bisnis Kekinian dan Cara Memulainya

Mengenal Model Bisnis Kekinian dan Cara Memulainya

Smartpreneur
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bergantung pada Periode PPKM Level 4

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bergantung pada Periode PPKM Level 4

Whats New
Menko Airlangga: Koperasi Harus Tetap Bergerak di Masa Pandemi

Menko Airlangga: Koperasi Harus Tetap Bergerak di Masa Pandemi

Rilis
Beli Tiket Lion Air Group Bisa Dapat Voucher Tes PCR Rp 475.000

Beli Tiket Lion Air Group Bisa Dapat Voucher Tes PCR Rp 475.000

Whats New
Akui Ada Masalah, Tanijoy Buka Suara soal Dugaan Penggelapan Dana Rp 4,5 Miliar

Akui Ada Masalah, Tanijoy Buka Suara soal Dugaan Penggelapan Dana Rp 4,5 Miliar

Whats New
[POPULER MONEY] Pelamar CPNS Tembus 4,5 Juta Orang | Ada Ancaman Global Selain Covid-19

[POPULER MONEY] Pelamar CPNS Tembus 4,5 Juta Orang | Ada Ancaman Global Selain Covid-19

Whats New
IKEA Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

IKEA Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Setelah JP Morgan, Kini Giliran Bank of America Sediakan Produk Bitcoin

Setelah JP Morgan, Kini Giliran Bank of America Sediakan Produk Bitcoin

Whats New
[TREN WISATA KOMPASIANA] 10 Destinasi di Kota Vancouver Kanada | Menggapai Atap Dunia, Everest Base Camp | Fenomena Hotel Kasino di Las Vegas Strip

[TREN WISATA KOMPASIANA] 10 Destinasi di Kota Vancouver Kanada | Menggapai Atap Dunia, Everest Base Camp | Fenomena Hotel Kasino di Las Vegas Strip

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X