Kompas.com - 19/03/2021, 12:14 WIB
Ilustrasi asuransi Bumiputera Aldo FenalosaIlustrasi asuransi Bumiputera

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menetapkan Nurhasanah sebagai tersangka kasus Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912.

Nurhasanah merupakan Ketua Badan Perwakilan Anggota (BPA) Bumiputera tang menjabat pada periode 2018-2020.

Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan OJK Tongam L Tobing mengatakan, Nurhasanah diduga tidak melaksanakan alias tidak memenuhi perintah tertulis OJK terkait dengan implementasi ketentuan pasal 38 Anggaran Dasar Bumiputera.

Baca juga: Bentuk BPA Bumiputera, OJK Pertemukan Manajemen dengan Pemegang Polis

Perintah tersebut jelas tertulis sesuai Surat KE IKNB Nomor S-13/D.05/2020 tanggal 16 April 2020, yang berisi permintaan OJK bagi Bumiputera untuk melaksanakan pasal 38 Anggaran Dasar Bumiputera paling lambat tanggal 30 September 2020.

Pelaksanaan pasal 38 anggaran dasar Bumiputera itu seharusnya dilakukan oleh organ Rapat Umum Anggota (RUA), Direksi, dan Dewan Komisaris.

"Dari hasil pemeriksaan para saksi dan bukti-bukti yang telah dikumpulkan, terbukti sampai dengan 30 September 2020 perintah tertulis OJK itu tidak dilaksanakan oleh Bumiputera," kata Tongam dalam siaran pers, Jumat (19/3/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tongam menyebut, perbuatan Nurhasanah telah mengakibatkan penyelesaian masalah yang dihadapi Bumiputera terhambat.

"Untuk itu, penyidik menetapkan telah terjadi dugaan pelanggaran tindak pidana sektor jasa keuangan," tegas dia.

Baca juga: Tuntut Pembayaran Klaim, Nasabah Bumiputera Datangi Kantor OJK

Adapun penetapan tersangka telah sesuai dalam Pasal 53 Undang-undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan dan/atau Pasal 54 Undang-undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan.

Tongam mengungkap, penyidik telah melaksanakan Gelar Penetapan Tersangka pada 4 Maret 2021. Peserta gelar sepakat menetapkan Nurhasanah selaku Ketua BPA AJBB periode 2018 – 2020 sebagai Tersangka.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.