7 Provinsi Penghasil Beras Terbesar di Indonesia

Kompas.com - 19/03/2021, 16:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia marupakan salah satu negara penghasil beras terbesar di dunia. Beras sendiri merupakan makanan pokok paling dominan dari Sabang sampai Merauke, terutama sejak era Presiden Soeharto.

Namun lantaran kebutuhannya terus meningkat seiring bertambahnya populasi penduduk dan terus menyusutnya lahan pertanian, membuat Indonesia terkadang terpaksa masih harus mengimpor beras dari negara tetangga. 

Mengutip data perkiraan atau prognosa yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang Januari-Mei 2021 produksi beras yang digiling dari gabah padi mencapai 17,51 juta ton di seluruh Indonesia.

Sementara itu, kebutuhan beras untuk konsumsi di periode yang sama yakni 12,33 juta ton. BPS juga mencatat stok beras di dalam negeri per akhir Desember 2020 lalu sebesar 7,38 juta ton.

Baca juga: Mengingat Lagi Janji Jokowi Tolak Impor Beras Saat Pilpres

Besaran produksi beras dihitung berdasarkan keseluruhan hasil panen dalam bentuk gabah kering giling (GKG). GKG adalah gabah padi yang mempunyai kandungan kadar air maksimal 14 persen atau sudah melalui proses pengeringan. 

BPS sendiri saat ini menetapkan standar konversi sebesar 62 persen rendemen. Artinya, dari 100 kg GKG, bisa menghasilkan sekitar 62 kg beras setelah melalui proses penggilingan.

Berikut ini 7 daerah penghasil padi terbesar di Indonesia versi BPS:

1. Jawa Timur

Jawa Timur atau Jatim dinobatkan jadi daerah penghasil beras terbesar di indonesia. Jumlah GKG yang diproduksi di Jawa Timur sepanjang Januari-April 2020 lalu mencapai 4,20 juta ton.

Baca juga: Tak Bisa Tolak Impor Beras, Mentan SYL Minta Maaf ke DPR

Sementara itu menurut prognosa Januari-April 2021, jumlah gabah kering yang diproduksi provinsi ini diperkirakan mencapai 4,98 juta ton.

2. Jawa Tengah

Provinsi penghasil padi terbesar di indonesia di posisi kedua ditempati oleh Jawa Tengah atau Jateng. Selama beberapa tahun, provinsi ini juga sempat menduduki peringkat pertama daerah penghasil beras terbesar di indonesia sebelum tergeser oleh Jawa Timur. 

Produksi padi GKG di Jateng pada Januari-April 2020 yakni sebesar 4,10 juta ton. Sementara perkiraan atau prognosa Januari-April 2021 sebesar 4,81 juta ton.

3. Jawa Barat

Langganan daerah penghasil padi terbesar di Indonesia di peringkat ketiga adalah Jawa Barat atau Jabar. Selain produksinya yang besar, Jabar juga dikenal sebagai penghasil beras dengan kualitas terbaik di Indonesia.

Baca juga: Banyak Orang yang Diet Keto, Mengapa Pemerintah Tetap Impor Beras?

Pada Januari-April 2020, produksi GKG Jabar sebagaimana dicatat BPS yakni sebesar 2,54 juta ton. Sementara prognosa Januari-April 2021 sebesar 3,79 juta ton.

4. Sulawesi Selatan

Sulawesi Selatan selama beberapa tahun jadi provinsi penghasil beras terbesar di indonesia di luar Jawa. Sulses juga jadi lumbung beras untuk menopang provinsi lain di Indonesia Timur.

Merujuk pada data produksi gabah selama Januari-April 2020, total GKG yang dihasilkan petani Sulsel yakni sebesar 1,18 juta ton, lalu prognosa GKG pada Januari-April 2021 sebesar 2,03 juta ton.

5. Lampung

Lampung adalah penghasil padi terbesar di Indonesia di peringkat kelima atau penghasil gabah terbesar di Pulau Sumatera. Dari sisi lahan sawah padi, Lampung memang cukup dominan.

Baca juga: Soal Impor Beras, Mentan: Itu Baru Wacana

Menurut BPS, produksi GKG Lampung pada Januari-April 2020 mencapai sebesar 839,1 ribu ton. Sementara angka prognosa Januari-April 2021 yakni sebesar 1,35 juta ton.

6. Sumatera Selatan

Selain Lampung, provinsi lumbung padi terbesar kedua di Sumatera adalah Sumatera Selatan atau Sumsel. Di era Orde Baru, banyak lahan pertanian padi dibuka untuk program transmigrasi.

Hasil panan gabah GKG di Sumsel pada Januari-April 2020 yakni sebesar 1,27 juta ton, sementara angka prognosa Januari-April 2021 1,33 juta ton atau kalah tipis dibandingkan Lampung.

7. Sumatera Utara

Di urutan ketujuh, ada Sumatera Utara atau Sumut sebagai provinsi penghasil padi terbesar di indonesia.

Total panen GKG Januari-April 2020 di Sumut yakni sebesar 847 ribu ton. Sementara angka perkiraan atau prognosa Januari-April 2021 sebesar 954 ribu ton.

Baca juga: Jokowi Janji Tolak Impor Beras Sejak Nyapres di 2014, Realisasinya?

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Program Kompor Listrik Batal, Wamen BUMN: Belum Ada Rencana Melanjutkan

Program Kompor Listrik Batal, Wamen BUMN: Belum Ada Rencana Melanjutkan

Whats New
Info Lengkap Biaya Admin Transfer BCA ke BRI

Info Lengkap Biaya Admin Transfer BCA ke BRI

Whats New
Cara Cetak Kartu ASN Virtual BKN secara Online

Cara Cetak Kartu ASN Virtual BKN secara Online

Whats New
Pimpin Sidang Pertemuan AMM G20, Mentan SYL: Kolaborasi adalah Kunci Atasi Tantangan

Pimpin Sidang Pertemuan AMM G20, Mentan SYL: Kolaborasi adalah Kunci Atasi Tantangan

Rilis
Indodax: Minat Investasi Kripto Tinggi, tapi Literasi Masih Jadi Tantangan

Indodax: Minat Investasi Kripto Tinggi, tapi Literasi Masih Jadi Tantangan

Whats New
Ultah ke-75, Luhut: Baru di Masa Presiden Jokowi Saya Mampu Mengabdi secara Konkret...

Ultah ke-75, Luhut: Baru di Masa Presiden Jokowi Saya Mampu Mengabdi secara Konkret...

Whats New
KB Bukopin Gandeng PPA Kelola Aset Berkualitas Rendah Rp 1,3 Triliun

KB Bukopin Gandeng PPA Kelola Aset Berkualitas Rendah Rp 1,3 Triliun

Whats New
Jaga Kehandalan Infrastuktur Gas Bumi, Kerja Sama Sistem Pengamanan Diperkuat

Jaga Kehandalan Infrastuktur Gas Bumi, Kerja Sama Sistem Pengamanan Diperkuat

Whats New
Bappebti Ingatkan Jual Beli Kripto di Indonesia Sudah Ada Aturannya

Bappebti Ingatkan Jual Beli Kripto di Indonesia Sudah Ada Aturannya

Earn Smart
Sempat Disebut Lebih Hemat, Apa Alasan PLN Batalkan Konversi Kompor Listrik?

Sempat Disebut Lebih Hemat, Apa Alasan PLN Batalkan Konversi Kompor Listrik?

Whats New
Jadwal KA Bandara Soekarno-Hatta Pulang Pergi Tahun 2022

Jadwal KA Bandara Soekarno-Hatta Pulang Pergi Tahun 2022

Whats New
HUT Ke-77 KAI, Simak Sederet Perubahan yang Dilakukan

HUT Ke-77 KAI, Simak Sederet Perubahan yang Dilakukan

Whats New
Program Otsuka Blue Planet, Upaya Edukasi Warga Kurangi dan Kelola Sampah Plastik

Program Otsuka Blue Planet, Upaya Edukasi Warga Kurangi dan Kelola Sampah Plastik

Whats New
Rupiah Terus Tertekan, Bisa Tembus Rp 16.000 Per Dollar AS?

Rupiah Terus Tertekan, Bisa Tembus Rp 16.000 Per Dollar AS?

Whats New
Khusus Malam Ini, Perjalanan KRL ke Berbagai Rute Dibatalkan, Cek Daftarnya

Khusus Malam Ini, Perjalanan KRL ke Berbagai Rute Dibatalkan, Cek Daftarnya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.