Gunakan Abu Batu Bara, PLN Renovasi Rumah Warga di Sekitar PLTU

Kompas.com - 19/03/2021, 18:42 WIB
Ilustrasi batu bara DOKUMENTASI ESDMIlustrasi batu bara

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) menyatakan kesiapannya untuk mengoptimalkan pemanfaatan abu batu bara hasil pembakaran atau fly ash bottom ash (FABA) pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), setelah beberapa lalu limbah itu dikeluarkan dari kategori bahan berbahaya dan beracun (B3).

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi mengatakan, pihaknya akan memanfaatkan FABA sebagai bahan baku keperluan sektor konstruksi atau infrastruktur, hingga pertanian.

"Kami telah melakukan berbagai uji coba dan mengembangkan agar FABA hasil pembakaran di PLTU bisa dimanfaatkan dan hasilnya sangat menggembirakan. FABA bisa dimanfaatkan untuk bahan penunjang infrastruktur seperti jalan, conblock, semen, hingga pupuk," ujarnya dalam keterangan tertulis, dilansir Jumat (19/3/2021).

Baca juga: Abu Batu Bara PLTU Bukan Lagi Limbah Berbahaya, Pemerintah: Ini Bukan Ikut-ikutan Negara Lain

Di PLTU Tanjung Jati B yang berlokasi di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Agung menambah, limbah FABA telah dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

Berbekal izin dari Kementerian LHK, PLTU Tanjung Jati B telah mampu mengubah FABA menjadi batako, paving, dan beton pracetak yang digunakan untuk kegiatan CSR pembangunan rumah warga tidak mampu di sekitar pembangkit tersebut.

"Hasil olahan dari limbah FABA itu kami manfaatkan untuk merenovasi rumah di sekitar PLTU Tanjung Jati B," kata Agung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut Agung mencontohkan, satu rumah bertipe 72 yang dibangun membutuhkan sekitar 1.600 batako yang menyerap 11 ton FABA untuk pembuatannya.

Sepanjang tahun 2020, PLTU Tanjung Jati B telah berhasil menyalurkan 115.778 buah paving dan 82.100 batako dari FABA untuk pembangunan infrastruktur.

"Terbaru kami salurkan sebanyak 32.600 buah paving untuk renovasi masjid Darul Muttaqin, Desa Kaliaman, Kembang, Jepara," ujarnya.

Selain itu, PLTU Asam Asam juga memanfaatkan FABA sebagai road base atai lapisan jalan dalam pembuatan akses jalan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.