Buntut Trigana Air Tergelincir, Penerbangan Hari Ini Dialihkan ke Soetta

Kompas.com - 21/03/2021, 10:40 WIB
Pesawat boing 737-300 milik Trigana Air Service tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua, Selasa (25/02/2020) KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIPesawat boing 737-300 milik Trigana Air Service tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua, Selasa (25/02/2020)


JAKARTA, KOMPAS.com – Tergelincirnya pesawat kargo Trigana Air pada Sabtu, 20 Maret 2021, berdampak pada penerbangan hari ini, Minggu (21/3/2021).

Trigana Air yang mengalami kejadian keluar landasan (excursion) tersebut membuat Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, harus ditutup sementara.

PT Angkasa Pura II (Persero) menegaskan bahwa penutupan Bandara Halim Perdanakusuma masih dilakukan untuk penerbangan sipil pada Minggu, 21 Maret 2021, selama 24 jam.

Dengan begitu, tidak ada penerbangan sipil dari Bandara Halim Perdanakusuma pada hari ini, baik keberangkatan maupun kedatangan.

Baca juga: Pesawat Kargo Trigana Air Tergelincir di Bandara Halim Perdanakusuma, 7 Penerbangan Dialihkan

Menyusul hal tersebut, penerbangan pada 21 Maret 2021 untuk keberangkatan dan kedatangan di Bandara Halim Perdanakusuma akan dialihkan (divert) ke Bandara Soekarno-Hatta.

“Kami mengimbau kepada calon penumpang pesawat yang memiliki tiket keberangkatan atau kedatangan di Bandara Halim Perdanakusuma pada Minggu 21 Maret 2021 agar dapat berkoordinasi dengan maskapai mengenai perubahan jadwal atau rute penerbangan seiring dengan dialihkannya penerbangan dari Halim Perdanakusuma ke Soekarno-Hatta,” ujar VP of Corporate Communication PT Angkasa Pura II Yado Yarismano, dalam keterangan resmi Minggu (21/3/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: AP I Akan Simulasikan Penggunaan GeNose di 15 Bandara

Sebagai informasi, pesawat kargo Trigana Air Boeing 737-500 nomor registrasi PK-YSF mengalami kejadian keluar landasan (excursion) pada 20 Maret 2021, di Bandara Halim Perdanakusuma. Beruntung tidak ada korban jiwa di dalam kejadian ini.

Proses sterilisasi runway dari pesawat tersebut harus dilakukan melalui proses pemindahan pesawat ke area hangar di Bandara Halim Perdanakusuma. Inilah yang membuat penerbangan di bandara tersebut tak bisa dilaksanakan.

“Kondisi runway Bandara Halim Perdanakusuma tidak dapat dioperasikan karena terhalang oleh pesawat kargo Trigana Air [Blocked by Aircraft]," bebernya.

Baca juga: Setelah Take Off, Pesawat Trigana Air Sempat Alami Kendala Teknis

"Saat ini masih dilakukan upaya pemindahan pesawat. Sejalan dengan hal tersebut, Bandara Halim Perdanakusuma pada Minggu 21 Maret 2021, selama 24 jam, belum dapat melayani penerbangan sipil,” sambung Yado.

PT Angkasa Pura II juga telah mengaktifkan SOP multi-airport system di empat bandara yakni Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta), Bandara Internasional Jawa Barat (Kertajati) dan Bandara Husein Sastranegara (Bandung).

Multi-airport System diaktifikan sehingga di saat Bandara Halim Perdanakusuma ditutup, maka Bandara Soekarno-Hatta siap mendukung untuk melayani penerbangan yang dialihkan dari Halim Perdanakusuma.

Baca juga: Pesawat Trigana Air Tergelincir, Bandara Halim Ditutup Sementara

Sementara itu, Bandara Kertajati dan Bandara Husein Sastranegara dalam posisi siaga.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.