Kompas.com - 21/03/2021, 19:02 WIB
Ilustrasi investasi Dok. SHUTTERSTOCK/LOOKERSTUDIOIlustrasi investasi

3. Kurangi nongkrong tak jelas

Milenial atau anak muda zaman sekarang kalau gak jajan dan gak nongkrong, enggak gaul. Pemikiran yang salah kaprah.

Bukan berarti milenial yang diam di rumah itu kuper dan tidak mau mengeluarkan uang. Mereka justru memikirkan masa depan, bukan hari ini.

Kebanyakan nongkrong, kumpul-kumpul, maka semakin banyak pengeluaran. Kalau nongkrong, pasti diselingi jajan. Gak mungkin pula harga jajannya murah jika nongkrongnya di kafe atau restoran.

Paling minim Rp 20.000 untuk minuman, dan harga makanan Rp 25.000-Rp 30.000. Sekali nongkrong habis Rp 50.000. Jika dalam sebulan 4 kali kongkow, maka total pengeluaran Rp 200.000.

Uang Rp 200.000, jika buat top up investasi reksadanamu bisa dapat untung atau return di atas bunga deposito. Lebih menguntungkan yang mana? Pastinya investasi.

Baca Juga: Cara Cerdas Habiskan Gaji Rp 5 Juta Sebulan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

4. Jangan fokus menabung

Menabung sebetulnya boleh, tetapi bila penghasilanmu pas-pasan dan harus memilih antara menabung atau investasi, maka lebih baik pilih investasi.

Kalau diperhatikan, menabung hanya memberikan tingkat bunga yang minim ketimbang investasi. Tak heran banyak orang memilih jalan investasi untuk meningkatkan nilai kekayaan mereka.

Menabung hanya memberi kesempatan uangmu berkurang, sebab digerus inflasi. Sementara investasi membuka peluang memperoleh keuntungan yang lebih besar, mengalahkan laju inflasi.

5. Cari penghasilan tambahan

Kebanyakan orang punya gaji tetap dan besar, sudah merasa puas. Jika ingin kaya raya, lipatgandakan pemasukanmu.

Cari penghasilan tanpa harus banting tulang atau mengganggu pekerjaan utamamu. Selain investasi, kamu bisa mencari pekerjaan sampingan. Salah satunya dengan berbisnis, seperti jualan online, menyewakan aset, atau lainnya.

Hal yang penting adalah membuka usaha, baik yang skalanya kecil-kecilan, menengah, atau besar. Malah terkadang penghasilan dari bisnis jauh lebih besar dibanding gaji sebagai karyawan kantoran.

Siapapun Bisa Kaya Raya, Termasuk Kamu

Roda kehidupan terus berputar. Mungkin sekarang kamu ada di bawah, namun suatu saat bisa berada di atas. Menjadi orang kaya, bergelimang harta.

Asal mampu mengatur keuangan dengan cerdas, maka kamu bisa mengumpulkan kekayaan di usia muda.

Baca juga: Arti Infrastruktur: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Contohnya

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas,com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

 

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.