Kompas.com - 21/03/2021, 20:01 WIB
Ilustrasi wawancara kerja. SHUTTERSTOCKIlustrasi wawancara kerja.

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat wawancara kerja, kamu akan dihadapkan berbagai pertanyaan dari pewawancara. Mulai dari yang sifatnya umum sampai pribadi. Dari dasar hingga teknis.

Namun ada satu pertanyaan yang hampir selalu ditanyakan pewawancara, yakni mengapa melamar pekerjaan ini. Tujuannya tentu saja memancing jawaban kamu.

Sebab ada saja pelamar melamar pekerjaan yang tidak sesuai jurusan pendidikan. Misalnya kamu sarjana pertanian, namun melamar pekerjaan sebagai wartawan atau digital marketing.

Hal ini membuat penasaran pewawancara untuk memperoleh jawaban langsung darimu. Jadi, pastikan kamu sudah mempunyai jawaban yang tepat untuk pertanyaan tersebut agar nampak meyakinkan.

Berikut jawaban yang tepat untuk pertanyaan mengapa melamar pekerjaan ini, seperti dikutip dari Cermati.com:

  • Jawaban karena senang dengan tantangan baru

Saya tertantang dengan bidang marketing dan target-targetnya meskipun belum mempunyai pengalaman sebelumnya.”

Buat kamu fresh graduate jangan berkecil hati meski tanpa jam kerja atau pengalaman. Kamu dapat meyakinkan pewawancara dengan tekad kuatmu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Katakan bahwa kamu adalah orang yang suka tantangan, sehingga melamar pekerjaan di bidang xyz sesuai dengan minatmu.

Jika kamu punya keberhasilan atau prestasi di bangku kuliah atau ketika magang yang berkaitan dengan tantangan ini, kamu bisa menceritakannya kepada pewawancara.

Dengan begitu, pewawancara akan melihat potensi yang ada di dalam dirimu. Dan memang kamulah kandidat yang mereka cari tanpa memandang skill ataupun pengalaman kerja.

  • Jawaban karena memang punya keahlian atau keterampilan di bidangnya

Saya melamar pekerjaan ini sesuai dengan keahlian yang saya miliki.”

Jawaban umum karena memang kamu sudah memiliki keahlian atau keterampilan di bidang pekerjaan yang Anda lamar. Misalnya melamar pekerjaan sebagai IT karena kamu jago programming.

Kemudian keahlian menggunakan platform tertentu seperti HTML, Java, dan lainnya. Juga menguasai database keamanan, mobile, ataupun developer web.

Tentu saja keahlian-keahlian ini dapat menjadi pertimbangan pewawancara untuk menerima kamu, termasuk bagi fresh graduate.

Walaupun belum punya pengalaman bekerja, minimal kamu membekali diri dengan keahlian dan keterampilan sehingga siap bekerja jika diterima.

  • Jawaban karena punya pengalaman kerja sebelumnya di bidang yang sama

“Alasan saya melamar pekerjaan ini karena sebelumnya saya pernah bekerja di bidang yang sama pada perusahaan abc, sehingga saya akan mampu bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab yang diberikan.”

Melamar pekerjaan ini berdasarkan pengalaman. Ya, biasanya perusahaan mencari kandidat yang sudah pernah bekerja di bidang yang sama. Baik itu satu tahun, tiga tahun, atau lima tahun tergantung jabatan yang dilamar.

Pastinya kalau perusahaan mencari pelamar yang demikian, kamu akan menjadi daftar kandidat yang akan masuk tahap wawancara.

Baca Juga: Ingin jadi Sekretaris Profesional? Kuasai Skill Ini Dulu

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sederet Fakta Dibalik Polemik Anggaran Laptop Pelajar Kemendikbud

Sederet Fakta Dibalik Polemik Anggaran Laptop Pelajar Kemendikbud

Whats New
Sri Mulyani Bebaskan Pajak Kapal Pesiar dan Yacht Khusus untuk Wisata

Sri Mulyani Bebaskan Pajak Kapal Pesiar dan Yacht Khusus untuk Wisata

Whats New
Efek Sepi Penumpang, 35 Persen Karyawan Lion Air Group Dirumahkan

Efek Sepi Penumpang, 35 Persen Karyawan Lion Air Group Dirumahkan

Whats New
Pahami Beda PBG, SLF, dan Surat Bukti Kepemilikan Bangunan Gedung

Pahami Beda PBG, SLF, dan Surat Bukti Kepemilikan Bangunan Gedung

Whats New
Viral Cuitan Nasabah Mengaku Kehilangan Uang di BRI, Ternyata Dipakai Suaminya

Viral Cuitan Nasabah Mengaku Kehilangan Uang di BRI, Ternyata Dipakai Suaminya

Whats New
UMKM Batik Ini Tembus Ekspor ke Mancanegara Berkat Program Shopee

UMKM Batik Ini Tembus Ekspor ke Mancanegara Berkat Program Shopee

Smartpreneur
Pengertian Faktor Produksi, Jenis, dan Contohnya

Pengertian Faktor Produksi, Jenis, dan Contohnya

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Kebiasaan Memberi Tip | Kekalahan Marcus/Kevin | Susur Sungai Musi

[POPULER DI KOMPASIANA] Kebiasaan Memberi Tip | Kekalahan Marcus/Kevin | Susur Sungai Musi

Rilis
Cara Mengurus PBG Pengganti IMB Secara Online

Cara Mengurus PBG Pengganti IMB Secara Online

Whats New
7 Konglomerat Pemilik Bank Paling Tajir di Indonesia

7 Konglomerat Pemilik Bank Paling Tajir di Indonesia

Whats New
Daftar 166 Wilayah yang Pekerjanya Dapat Subsidi Gaji Rp 1 Juta

Daftar 166 Wilayah yang Pekerjanya Dapat Subsidi Gaji Rp 1 Juta

Whats New
Melalui Startup Nium, TelkomGroup Harap Keamanan Transaksi Keuangan Perusahaan Indonesia Terjamin

Melalui Startup Nium, TelkomGroup Harap Keamanan Transaksi Keuangan Perusahaan Indonesia Terjamin

Whats New
Luhut Minta Kementerian dan BUMN Segera Atasi Limbah Medis Covid-19

Luhut Minta Kementerian dan BUMN Segera Atasi Limbah Medis Covid-19

Whats New
Wirausaha Sosial, Inovasi, dan Gerakan Masyarakat Sipil Berbasis Komunitas

Wirausaha Sosial, Inovasi, dan Gerakan Masyarakat Sipil Berbasis Komunitas

Smartpreneur
Cerita Kenny Santana dari Travelpreneur Menjadi Seller Online

Cerita Kenny Santana dari Travelpreneur Menjadi Seller Online

Smartpreneur
komentar di artikel lainnya
Close Ads X