Soal Pipa dan Kabel Bawah Laut, Luhut: Jangan Kita Pura-pura Bodoh

Kompas.com - 22/03/2021, 11:46 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memimpin rapat terkait tol laut secara daring di Kantornya, Jakarta, Rabu (30/9/2020). Dokumentasi Humas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan InvestasiMenko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memimpin rapat terkait tol laut secara daring di Kantornya, Jakarta, Rabu (30/9/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono segera menyelesaikan pendataan dan identifikasi kabel atau pipa bawah laut.

Luhut menilai, hal tersebut penting agar kabel atau pipa bawah laut menjadi lebih tertata dan tidak semrawut. Ia pun meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengatur proses bisnis dari hulu sampai hilir terkait perizinan pipa atau kabel bawah laut sesuai ruang dan lingkungan.

"Saya harap semua melihat, semua baca (UU Ciptaker) sehingga bekerja dasarnya itu. Kita sudah terlalu lama dininabobokan oleh keadaan ini. Jadi jangan kita pura-pura bodoh yang akhirnya merugikan negara kita. Jangan buat diri kita kerdil," kata Luhut dalam sosialisasi Kepmen Nomor 14 Tahun 2021 secara virtual, Senin (22/3/2021).

Baca juga: Menteri KP Jamin Pemasangan Kabel dan Pipa Bawah Laut Lebih Tertata


Adapun pendataan dan identifikasi alur kabel atau pipa bawah laut merupakan tindak lanjut dari penerbitan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen KP) Nomor 14 Tahun 2021 tentang Alur Pipa dan/atau Kabel Laut.

Luhut menyebut, aturan itu bakal berperan dalam penataan kabel atau pipa bawah laut yang lebih tertib, disiplin, dan teratur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Negeri kita jangan jadi korban dari ketidakdisiplinan kita dan dimanfaatkan oleh banyak pihak. Itu saya minta supaya bisa dipahami. Kita makin bangga Indonesia yang tertib, bukan Indonesia yang semrawut," ujarnya.

Luhut menyebut, penataan kabel dan pipa bawah laut berhasil disepakati dalam 1 tahun terakhir melalui tim yang dibentuk kementerian koordinator.

Tim terdiri dari tim pengarah yang diketuai oleh Menteri Luhut dan beranggotakan para menteri. Ada pula Kelapa Lembaga Pelaksana yang beranggotakan eselon I lintas kementerian.

Baca juga: Luhut Senang Perusahaan Thailand yang Tumpahkan Minyak di Laut RI Diganjar Rp 252 Juta

Tim menyetujui peta dan daftar koordinat 43 segmen alur pipa bawah laut, 217 segmen alur kabel bawah laut, dan 209 beach menhol, termasuk 4 tempat landing station. Lokasi yang ditetapkan antara lain di Batam, Kupang, Manado, dan Jayapura.

"Ini sudah cukup lama kita kerjakan hampir 2 tahun lebih. Dan kemarin sudah diputuskan, saya harap membuat negeri kita makin disiplin," ucap Luhut.

Lebih lanjut dia menyebut, kabel atau pipa yang sudah ada dan belum berada pada alur yang ditetapkan dapat terus berjalan hingga habis masa izin.

Nantinya untuk perpanjangan izin, harus sesuai dengan ketentuan yang tertera dalam UU Cipta Kerja dan aturan turunan yang baru. Artinya kabel atau pipa yang tertanam di bawah laut dan ingin memperpanjang masa izin harus menaati alur yang telah ditetapkan.

Baca juga: Kala Luhut Bertitah Tangani Pelabuhan Mangkrak di Pantai Selatan DIY

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.