Shopee Catat ada 50.000 Produk UMKM yang Terjual ke Luar Negeri Tiap Hari

Kompas.com - 22/03/2021, 16:35 WIB
Ilustrasi E-commerce SHUTTERSTOCKIlustrasi E-commerce

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintahan Shopee Indonesia Radityo Triatmojo mengatakan, lewat program Ekspor Shopee, pihaknya mencatatkan ada sebanyak 50.000 lebih produk UMKM yang terjual ke luar negeri setiap harinya.

"Lewat program ini, para seller bisa menjual produknya ke luar negeri dengan cara mudah tanpa dikenakan biaya apapun, sebab buyer dari luar negeri yang akan menanggungnya dan sejauh ini berdasarkan data kami, ada sebanyak 50.000 lebih produk UMKM yang berhasil terjual ke luar negeri setiap harinya,"ujarnya dalam Bincang Shopee yang diselenggarakan secara virtual, Senin (22/3/2021).

Radityo menyebutkan, di tahun 2021 ada dua negara yang baru ditambahkan menjadi negara tujuan dalam program ini yaitu Vietnam dan Thailand. Ini menambah jumlah negara yang sebelumnya menjadi tujuan ekspor yaitu Singapura, Malaysia, dan Filipina.

Baca juga: Kemenkop UKM: Aktivitas Predator Menjadi Penghambat UMKM Berkembang

Radityo juga menegaskan, tidak semua seller bisa mengikuti program ini. Sebab ada berbagai kriteria yang harus dimiliki oleh seller, jika ingin bergabung dalam program ini.

Di antaranya adalah toko harus memiliki minimal 1 produk aktif dengan stok minimal 1 produk, toko berstatus aktif dan menerima pesanan dalam 7 hari terakhir, toko memiliki akumulasi poin penalti kurang dari 3 poin, dan toko menjual produk yang tidak termasuk dalam daftar produk yang dilarang untuk dijual di luar negeri.

Selain itu, syarat lainnya adalah untuk penjual kategori kesehatan dan perawatan harus memiliki lisensi BPOM untuk produk yang dijual, tidak memiliki riwayat pesanan yang tidak wajar, dan toko harus mengaktifkan jasa kirim JNE Regular (Cashless), J&T Express, SiCepat Reguler, dan ID Express.

Sementara itu untuk produk-produk yang dilarang untuk dijual ke luar negeri dalam program ini adalah furniture, bibit tanaman, mahluk hidup, vaporizer dan aksesorisnya, senjata dan aksesorisnya, kosmetik bekas, makanan baku, lensa kontak, minuman beralkohol dan banyak lainnya.

Baca juga: Menteri Teten Ingin UMKM Jalankan Usaha dengan Pola Pikir Wirausaha

"Ketika seller ingin ikut program ini, harus memenuhi kriteria tersebut dan jika toko seller memenuhi kriteria, akan mendapatkan notifikasi bahwa toko seller telah bergabung dalam program tersebut. Selain itu, seller terpilih juga dapat melakukan pendaftaran pada menu Upgrade Toko di halaman Toko Saya di aplikasi," jelas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X