IHSG Ditutup Melemah, Asing Banyak Lepas Saham BBCA, ICBP, dan TLKM

Kompas.com - 23/03/2021, 15:32 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (23/3/2021).

Melansir RTI, IHSG ditutup turun 0,7 persen (48,41 poin) di level 6.252,71. Total transaksi hingga sore ini mencapai Rp 11 triliun dengan volume 19,5 miliar saham. Net sell asing tercatat sebesar Rp 21,8 miliar di seluruh pasar.

Sektor basic industri menyumbang pelemahan IHSG sore ini dengan penurunan 1,8 persen, sektor properti 1,2 persen, dan infrastruktur 0,9 persen. Sementara manufaktur dan finance masing-masing 0,8 persen.

Adapun, saham yang paling banyak dijual asing antara lain saham Bank BCA (BBCA) sebesar Rp 242,2 miliar. Saham BBCA ditutup melemah 0,83 persen di level Rp 32.825 per saham. Asing juga lepas saham Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) sebesar Rp 31,5 miliar. Saham ICBP naik 4,25 persen di level Rp 9.200 per saham. Selanjutnya, saham Telkom Indonesia (TLKM) juga dijual asing sebesar Rp 27,9 miliar. TLKM turun 0,59 persen di level Rp 3.360 per saham.

Baca juga: Garuda Indonesia Tebar Diskon Tiket hingga 85 Persen, Minat?

Sementara saham yang paling banyak dibeli asing yakni saham Bank BRI (BBRI) sebesar Rp 96,2 miliar. BMRI sore ini menguat 0,86 persen di level Rp 4.670 per saham. Kemudian, saham Indofood Sukses Makmur (INDF) yang dibeli asing sebesar Rp 33,1 miliar. INDF bertambah 5,12 persen di level Rp 6.675 per saham. Selanjutnya, asing juga borong saham Bank Sarana Menara Nusantara (TOWR) sebesar Rp 19 miliar. TOWR melemah 0,9 persen di level Rp 1.100 per saham.

Top losers sore ini adalah saham Bank Jago (ARTO) yang meroso 6,2 persen di level Rp 9.375 per saham. Kemudian, saham Erajaya Swasembada (ERAA) yang terkoreksi 4,48 persen di level Rp 2.560 per saham. Selanjutnya saham HM Sampoerna (HMSP) yang melemah 3,39 persen di level Rp 1.425 per saham.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan top Gainer sore ini antara lain, saham Elang Mahkota Teknologi (EMTK) yang menguat 4,6 persen di level Rp 2.490 per saham. Selanjutnya, saham Indika Energy (INDY) yang bertambah 1,79 persen di level Rp 1.710 per saham. Kemudian saham Bukit Asam (PTBA) yang naik 1,08 persen di level Rp 2.800 per saham.

Bursa Asia sore ini mayoritas negatif dengan penurunan Hang Seng Hong Kong 1,34 persen, indeks Shanghai Komposit 0,93 persen, dan Nikkei 0,61 persen. Sementara itu, indeks Strait Times Singapura menguat 0,06 persen.

Sementara itu, Bursa Eropa sore ini juga negatif dengan penurunan indeks FTSE dan Xetra Dax masing – masing 0,61 persen.

Baca juga: Siap-siap, Aturan Diskon PPnBM Mobil 2.500 cc Berlaku Mulai April 2021

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.