Teten Masduki Dukung Platform Du Anyam untuk Bantu Pemasaran UMKM Kriya

Kompas.com - 23/03/2021, 17:20 WIB
Menkop Teten dalam  acara NGETEM X Lokal Heroes UKM (Ngopi Bareng Teten Masduki Bersama Finalis UKM Award dan Pahlawan Digital 2020) yang disiarkan secara virtual, Selasa (15/12/2020).  DOKUMENTASI HUMAS KEMENKOP UKMMenkop Teten dalam acara NGETEM X Lokal Heroes UKM (Ngopi Bareng Teten Masduki Bersama Finalis UKM Award dan Pahlawan Digital 2020) yang disiarkan secara virtual, Selasa (15/12/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengajak para pelaku UMKM untuk dapat terus berinovasi dan mengoptimalkan teknologi digital.

Salah satu caranya, disebutkan dia adalah melalui media sosial dan platform jejaring online.

"Jangan hanya digunakan untuk chating atau browsing saja. Coba cari komunitas dengan hobi serupa untuk berjejaring dan bersinergi, mudah-mudahan bisa membuka jalur dan potensi kolaborasi," ujar Teten pada acara Talkshow Launching Krealogi milik Du Anyam, secara virtual, Selasa (23/3/2021).

Baca juga: Kemenkop Rumuskan Peta Jalan Pengembangan UMKM Masa Depan

Menurut Teten, media sosial dapat digunakan untuk membangun kekuatan brand. Produksi konten secara konsisten akan menghadirkan narasi yang kuat untuk brand milik UMKM.

Selain itu, Teten juga mengatakan, penting bagi para pelaku UMKM untuk masuk ke dalam platform jejaring usaha. Seperti halnya yang dilakukan oleh Du Anyam yang resmi memiliki aplikasinya yang diberi nama Krealogi.

Teten mengapresiasi atas dirilisnya aplikasi tersebut yang menghubungkan para pelaku UMKM khususnya di bidang kriya dengan kebutuhan pasar.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Krealogi oleh Du Anyam hadir dengan pemosisian yang sangat kuat, platform digital yang mempersiapkan penggunanya untuk dapat akses rantai pasok. Krealogi adalah ekosistem rantai pasok digital, khususnya bagi UMKM sektor kriya," ungkap Teten.

Teten menambahkan, transformasi agar UMKM hadir dalam rantai pasok juga merupakan salah satu fokus program strategis Kemenkop UKM. Apalagi saat ini, kontribusi ekspor UMKM masih di angka 14 persen.

"Memang, angka ini masih minim, masih jauh dibandingkan Jepang yang 54 persen dan Tiongkok 70 persen," ucapnya.

Baca juga: Ini Tantangan UMKM Ikut Tender Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

Teten memang mengakui bahwa kunci dari performa negara-negara tersebut adalah bahwa hadirnya UMKM mereka dalam rantai pasok. Itulah sebabnya, Teten menegaskan, peran agregator dan enabler seperti yang Du Anyam hadirkan melalui Krealogi sangat krusial.

Teten juga berharap platform digital dapat dieksplorasi dan disesuaikan dengan kebutuhan. "Seperti, Krealogi untuk aspek akses pasar dan pendampingan. Lalu, ada lagi platform lain yang mungkin fokus di aspek pembukuan, SDM, atau bahkan berkenaan pembiayaan," jelas dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X