Terus Melonjak, Total Utang Pemerintah Capai Rp 6.361 Triliun

Kompas.com - 23/03/2021, 18:23 WIB
Ilustrasi utang ShutterstockIlustrasi utang
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan, hingga akhir Februari 2021, total utang pemerintah mencapai Rp 6.361 triliun.

Jumlah tersebut meningkat Rp 1.412,82 triliun jika dibandingkan periode Februari 2020 yang sebesar Rp 4.948,18 triliun.

"Jadi dari sisi jumlah, utang kita mencapai Rp 6.361 triliun," ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman dalam konferensi pers APBN KiTa, Selasa (23/3/2021).

Adapun jumlah tersebut meningkat Rp 127,86 triliun jika dibandingkan dengan periode Januari 2021 yang tercatat sebesar Rp 6.233,14 triliun.

Lucky menjelaskan, jumlah utang yang melonjak tersebut sudah diperkirakan. Sebab, pemerintah tahun ini masih membutuhkan anggaran untuk membiayai pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Menko Airlangga Sebut Jaringan 5G Bakal Segera Tersedia di Indonesia

Jumlah anggaran untuk {enanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) tahun ini mencapai Rp 699,34 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemerintah pun tahun ini memprediksi defisit anggaran mencapai Rp 1.006,4 triliun. Jumlah tersebut setara dengan 5,7 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Jumlah utang yang meningkat tersebut pun diperlukan untuk membiayai defisit anggaran. Pasalnya, penerimaan pajak yang menjadi sumber utama pendapatan negara sedang dalam tekanan di tengah pandemi Covid-19.

"Utang bagian dari pengelolaan APBN keseluruhan. APBN 2021 kita punya defisit anggaran 5,7 persen, ini bagaimana kita mencari dan menutup defisit sampai akhir tahun," ucap Luky.

Adapun untuk pembiayaan utang hingga akhir Februari 2021 tercatat sudah terealisasi Rp 273 triliun.

Jumlah tersebut bersumber dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 271,4 triliun dan pinjaman netto tercatat negatif Rp 1,6 triliun.

Baca juga: Risma Bakal Rombak Besar-besaran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.