[KURASI KOMPASIANA] Putus Demi yang Terbaik | Diuji Kesetiaan oleh Pacar | Kunci Menyelesaikan Masalah dalam Hubungan Percintaan

Kompas.com - 24/03/2021, 09:32 WIB

KOMPASIANA---Dalam sebuah hubungan, meski sudah dipertahankan dan perjuangkan, terkadang putus atau berpisah adalah pilihan.

Memang menyakitkan, tapi menjalani hubungan yang sudah tidak sejalan bagaimana bisa diteruskan?

Akan semakin banyak masalah kecil yang dibesar-besarkan, akhirnya banyak waktu terbuang untuk sekadar menyelasaikan masalah yang itu-itu saja.

Namun, setelah putus misalnya, apakah biasanya tetap bisa berhubungan baik --sebagai teman atau sahabat?

1. Bolehlah Putus Pacaran Demi yang Terbaik!

Cinta itu, bagi Kompasianer Tian Sihombing, adalah sesuatu yang baik, indah, dan kudus.

Ada ungkapan untuk saling menunjukkan kasih sayang dari laki-laki ke perempuan atau sebaliknya berupa ingin memberikan perlindungan, perhatian, motivasi, dan sapaan.

Tetapi, yang justru terjadi adalah mengapa ada yang beranggapan bahwa cinta itu buta?

"Spekulasi yang mungkin bisa jadi benar adalah kapasitas manusia memaknai cinta itu. Maka, muncullah problematika cinta," tulis Kompasianer Tian Sihombing.

Setelah itu, lanjutnya, cinta berhadapan dengan eros dan eros lebih kuat, cinta akan diperalat demi kepuasan nafsu. (Baca selengkapnya)

2. Pacarmu Mulai Menguji Kesetiaanmu dengan Cara Norak? Putus!

Bisakah kesetiaan itu diuji? Menurut Kompasianer Irfan Prasetyo untuk memperoleh pengakuan "setia" itu pasti butuh sebuah perjalanan panjang.

Namun, ada saja orang yang dengan sengaja menguji kesetiaan pasangan. Tapi, apa tujuannya?

"Takutnya, mereka yang suka menguji pasangannya adalah orang-orang yang justru khawatir, takut, dan seorang pencemburu akut," tulis Kompasianer Irfan Prasetyo.

Cara menguji kesetiaan yang umum adalah sengaja menghilang tanpa kabar.

Demi menguji kesetiaan pasangannya, ada pasangan yang sengaja tidak membalas pesan, tiba-tiba menghilang dan memutus komunikasi. (Baca selengkapnya)

3. Kunci Menyelesaikan Masalah dalam Hubungan Percintaan Secara Dewasa

Kompasianer Muhammad Nauval menjelaskan makna lain dari "jatuh cinta", yakni ketika cinta sudah menemukan tempatnya untuk singgah.

Meski begitu, akan ada waktu ketika pasangan ini tidak bisa lagi berkompromi, tiba-tiba merasa bosan atau jenuh misalnya.

"Pada keadaan seperti ini kedewasaan setiap pasangan akan diuji, bagaimana cara menyikapi masalah akan menjadi penentu lanjut tidaknya hubungan mereka," tulis Kompasianer Muhammad Nauval.

Sebagai contoh, cobalah untuk introspeksi diri. Karena, kadang kita enggan melakukan instropeksi diri dengan dalih jika itu bukanlah kesalahan kita dalam hubungan tersebut. (Baca selengkapnya)

***

Jika ingin membaca dan/atau menulis tentang konten-konten terkait putus cinta silakan kunjungi topik pilihan Kompasiana: Putusin Pacar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Simak 4 Tips Investasi Emas untuk Investor Pemula

Simak 4 Tips Investasi Emas untuk Investor Pemula

Earn Smart
Luhut Targetkan Penanaman Mangrove 600.000 Hektar Selesai pada 2024

Luhut Targetkan Penanaman Mangrove 600.000 Hektar Selesai pada 2024

Whats New
Petrokimia Gresik Salurkan Beasiswa Rp 300 Juta untuk 331 Anak

Petrokimia Gresik Salurkan Beasiswa Rp 300 Juta untuk 331 Anak

Whats New
Bantu Pengrajin Limbah Kertas Punya Logo Brand, Sandiaga: Ini Adalah Bentuk Dukungan Pemerintah yang Konkret...

Bantu Pengrajin Limbah Kertas Punya Logo Brand, Sandiaga: Ini Adalah Bentuk Dukungan Pemerintah yang Konkret...

Whats New
Peningkatan Literasi Digital UMKM Berpotensi Tingkatkan Ekonomi Sebesar Rp 546,5 Triliun

Peningkatan Literasi Digital UMKM Berpotensi Tingkatkan Ekonomi Sebesar Rp 546,5 Triliun

Whats New
XL Axiata Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

XL Axiata Dorong Percepatan Digitalisasi UMKM

Rilis
Neraca Pembayaran Indonesia Surplus 2,4 Miliar Dollar AS di Kuartal II-2022

Neraca Pembayaran Indonesia Surplus 2,4 Miliar Dollar AS di Kuartal II-2022

Whats New
Apa Itu Manajemen: Pengertian, Fungsi, dan Tujuannya

Apa Itu Manajemen: Pengertian, Fungsi, dan Tujuannya

Earn Smart
Cara Transfer Uang lewat ATM BRI dan ATM Bersama dengan Mudah

Cara Transfer Uang lewat ATM BRI dan ATM Bersama dengan Mudah

Spend Smart
Harga Pertalite Diisukan Naik jadi Rp10.000, Blue Bird Belum Siapkan Kenaikan Tarif Buka Pintu

Harga Pertalite Diisukan Naik jadi Rp10.000, Blue Bird Belum Siapkan Kenaikan Tarif Buka Pintu

Whats New
Ketimbang Naikkan Harga Pertalite, Ekonom Sarankan Pemerintah Tunda Proyek Infrastruktur

Ketimbang Naikkan Harga Pertalite, Ekonom Sarankan Pemerintah Tunda Proyek Infrastruktur

Whats New
East Ventures Pimpin Pendanaan Tahap Awal untuk Startup Properti Kabina

East Ventures Pimpin Pendanaan Tahap Awal untuk Startup Properti Kabina

Whats New
Erick Thohir: Kontribusi BUMN dari Pajak dan Dividen ke Negara 3 Kali Lipat Lebih Besar Ketimbang Utang

Erick Thohir: Kontribusi BUMN dari Pajak dan Dividen ke Negara 3 Kali Lipat Lebih Besar Ketimbang Utang

Whats New
Targetkan Swasembada Pangan, Kementan Bersama Satgassus Pencegahan Korupsi Polri Kawal Distribusi Pupuk Bersubsidi

Targetkan Swasembada Pangan, Kementan Bersama Satgassus Pencegahan Korupsi Polri Kawal Distribusi Pupuk Bersubsidi

Rilis
6 Bandara AP I Layani Kepulangan 46.579 Jemaah Haji

6 Bandara AP I Layani Kepulangan 46.579 Jemaah Haji

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.