Rupiah dan IHSG Ambles Lagi di Sesi I, Net Sell Asing Rp 104,15 Miliar

Kompas.com - 24/03/2021, 12:46 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelamahan pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (24/3/2021). Demikian juga dengan rupiah yang tak mampu bangkit di pasar spot.

Melansir RTI, IHSG turun 0,91 persen di level 6.195,93 atau melemah 56,77 poin. Total transaksi siang ini mencapai Rp 5,37 triliun dengan volume 9,92 miliar saham. Net sell asing tercatat Rp 104,15 miliar di seluruh pasar.

Sektor mining menyumbang pelemahan IHSG siang ini sebesar 1,8 persen. Sekotr basic industri 1,4 persen, agri 1,2 persen, maufaktur, dan consumer masing –masing 1 persen.

Baca juga: Simak Proyeksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Net sell asing siang ini paling tinggi oleh saham Bank BCA (BBCA) sebesar 143,2 miliar. BBCA melemah 1,52 persen di level 32.325 per saham.

Saham Bank BNI (BBNI) juga dilepas asing sebesar Rp 26,3 miliar. BBNI melemah 1,23 persen di level Rp 6.025 per saham. Asing juga jual saham Astra International (ASII) sebesar Rp 18,6 miliar. ASII siang ini turun 0,9 persen di level Rp 5.525 per saham.

Asing siang ini juga lakukan pembelian bersih terbesar pada saham Bank BRI (BBRI) sebesar Rp 31,8 miliar. BBRI siang ini menguat 0,43 persen di level Rp 4.690 per saham.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya asing juga catat net buy saham Telkom Indonesia (TLKM) sebesar 24,3 miliar. Harga saham TLKM siang ini bertambah 0,89 persen di level Rp 3.390 per saham. Asing juga borong saham Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) sebesar Rp 18,7 miliar. INKP siang ini melemah 3,54 persen di level Rp 11.575 per saham.

Losers siang ini adalah saham Pabrik Kertas Tjiwi Kimia (TKIM) yang merosot 5,6 persen di level Rp 11.675 per saham. Kemudian, saham PT Timah (TINS) juga jatuh 4,9 persen di level Rp 1.640 per saham. Selanjutnya, saham Adaro Energy (ADRO) juga melemah 3,4 persen di level Rp 1.255 per saham.

Sementara itu, rupiah tengah siang ini juga melemah di level Rp 14.450 per dollar AS berdasarkan Bloomberg pukul 11.44 WIB. Posisi ini turun 54 poin atau 0,37 persen dibandingkan dengan penutupan sebelumnya Rp 14.396 per dollar AS.

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.