Kompas.com - 24/03/2021, 17:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) Jakarta Billy Haryanto meminta pemerintah tak melakukan impor beras di waktu petani panen raya.

“Kami ini tidak anti-impor. Boleh impor tapi waktunya jangan pas panen raya," ujar Billy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/3/2021).

Billy menambahkan, sekarang ini kondisi petani tengah terpuruk akibat ada wacana impor beras.

Baca juga: Ombudsman: Mutu Beras Bulog Turun, Potensi Kerugian Negara Capai Rp 1,25 Triliun

Misalnya di Tegal, harga gabah kering anjlok dari Rp 5.000 per kg menjadi Rp 3.500 per kg.

“Cari timing yang pas untuk membuat kebijakan strategis apalagi menyangkut petani. Jangan bicara data atau stok sesaat tapi efeknya kira-kira menguntungkan rakyat atau sekelompok orang," kata Billy. 

Ia pun menyarankan agar Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi terlebih dahulu berkoordinasi dengan Bulog sebelum mengambil keputusan untuk mengimpor beras.

"Hitung kebutuhan Bulog tiap tahun berapa. Wong sekarang ini Bulog pasarnya sudah ditutup pemerintah sendiri. Kalau impor lagi mau disalurkan ke mana itu beras. Yang sekarang ada saja bingung dilepas ke mana,” ungkapnya.

Billy pun berharap agar Mendag memperhatikan nasib petani sebelum mengambil kebijakan.

Baca juga: Ombudsman Minta Pemerintah Tunda Impor Beras, Ini Alasannya

“Jadi pejabat itu apalagi seorang Mendag, jangan asal bicara tentang impor. Sebelum ambil keputusan, dia harus bener-bener lihat ke bawah (petani) dahulu," ujar Billy.

“Kalau saya jadi beliau, lebih terhormat mundur. Demi petani. Semoga beliau dikasih kesehatan selalu," sambung dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.