Asosiasi Big Data dan AI Gelar DataSecureAI Web Summit 2021

Kompas.com - 24/03/2021, 18:44 WIB
Ilustrasi AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan. SHUTTERSTOCKIlustrasi AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Big Data & AI (ABDI) akan menggelar DataSecureAI Web Summit 2021 selama dua hari. Acara ini akan berlangsung mulai tanggal 30 Maret 2021 hingga 1 April 2021.

Acara dua hari berturut-turut ini memiliki tema yang berbeda. Pada sesi pertama, acara bertema Privacy Data Protection and Data Governance. Sementara di hari kedua bertema Data, Clouds, Cyber & AI Security Driven Technology & Ecosystems.

"Melalui acara DataSecureA ini kami ingin menjalin kerja sama serta kolaborasi kementerian dan lembaga untuk implementasi dan pemanfaatan AI di Indonesia," kata Ketua Umum ABDI, Rudi Rusdiah dalam siaran pers, Rabu (24/3/2021).

Baca juga: Bakal Impor Rapid Test Berbasis AI, Dirut Indofarma: Lebih Murah, Prosesnya Hanya 1 Menit

Kedua sesi yang dilaksanakan secara virtual ini bertujuan untuk mendorong percepatan pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (AI), Big Data, dan Analytics di Indonesia.

Di sisi lain, ingin meningkatkan insight terkait dengan regulasi dan tata kelola Data, Clouds, Siber, termasuk Draft RUU Perlindungan Data Privasi yang sudah masuk Prolegnas 2020.

"Apalagi yang kita ketahui bahwa Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) telah menjadi solusi permasalahan di banyak bidang," ungkap Rudi Rusdiah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rudi menyebut, acara ini menghadirkan pembicara domestik maupun dari luar negeri. Pembicara tersebut akan membahas isu-isu seputar AI, security, financial, dan monetary perbankan.

Nantinya Direktur Digital, Teknologi Informasi, dan Operasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Indra Utoyo akan membahas tantangan bank di risk management business.

Sementara Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Hinsa Siburian, akan membahas mengenai Deteksi dan Keamanan Siber yang menjadi semakin penting terutama di era Pandemi Covid 19.

Baca juga: Pangkas Jurnalis, Microsoft "Pekerjakan" AI

"Banyak pekerjaan kantor yang diselesaikan di rumah, sehingga menambah rentan aset data perusahaan yang tersebar di dunia maya, dan lebih mudah di-intercept (disadap) oleh hackers," ujar dia.

Adapun pembicara lainnya, antara lain Direktur Identifikasi Kerentanan dan Penilaian Risiko Infrastruktur Informasi Kritikal Nasional Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Intan Rahayu; Direktur Eksekutif Penelitian dan Pengaturan Perbankan OJK Anung Herlianto; Shinta Indriyaty Thio (Bank BRI); Yoga Adrian Kaunang (Acer Indonesia); dan Sinta Rosadi (UNPAD).

Acara pada hari pertama di eHal BRI akan dimoderatori oleh Heru Sutadi.

Pembicara pada hari kedua, antara lain Rektor Universitas Pertahanan, Laksmana Madya Amarulla Octavian; Kepala BPPT Hammam Riza; dan lain-lain. Acara pada hari kedua di eHal ABDI ini akan dimoderatori oleh Sekjen ABDI Saryana Sudirapraja.

Bagi kamu yang berniat hadir, segera daftarkan diri melalui https://abdi.id/rsvp-datasecurai2021/



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.