Sebanyak 27.303 Guru Agama Dibutuhkan dalam Rekrutmen PPPK

Kompas.com - 25/03/2021, 11:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Proses rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun ini, dibutuhkan 1 juta guru, termasuk di dalamnya kebutuhan Guru Agama. Untuk formasi Guru Agama yang diusulkan sebanyak 27.303 orang.

Terdiri atas Guru Agama Islam sebanyak 22.927 pegawai, 2.727 Guru Agama Kristen, 1.207 Guru Agama Katolik, 403 Guru Agama Hindu, serta sebanyak 39 Guru Agama Budha.

"Khusus untuk Kementerian Agama, akan dialokasikan 9.495 formasi bagi Guru Madrasah di lingkungan Kementerian Agama untuk mengakomodasi Guru Eks THK-II Kemenag yang tidak dapat mengikuti seleksi PPPK Tahun 2019," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo kepada Kompas.com, Kamis (25/3/2021).

Baca juga: Akhir Maret Formasi Diumumkan, Ini Kriteria Guru Bisa Ikut Seleksi PPPK

Lebih lanjut ia menjelaskan, dalam kaitan dengan usulan formasi PPPK Guru Agama di sekolah negeri yang dikelola oleh pemerintah daerah, Kementerian PANRB terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Dalam Negeri, dan BKN.

Hingga saat ini, sebut Tjahjo, sebanyak 588 instansi telah mengusulkan kebutuhan dengan rincian 539 instansi yang sudah usul dan dokumen lengkap, dan 49 instansi yang sudah usul tetapi perlu melengkapi dokumen. Sedangkan 32 instansi tidak mengusulkan kebutuhan ASN.

Total kebutuhan ASN 2021, sebanyak 1.275.387 dengan instansi di pemerintah pusat sebanyak 83.669 dan instansi di pemerintah daerah sebanyak 1.191.718. Terdiri atas Guru PPPK sebanyak 1.002.616, PPPK NonGuru sebanyak 70.008, dan CPNS sebanyak 119.094.

Sedangkan jumlah rencana penetapan untuk pemerintah pusat sebanyak 69.684, dengan rincian 61.129 untuk 56 kementerian/lembaga dan 8.555 untuk 8 Sekolah Kedinasan. Untuk pemerintah daerah sebanyak 671.867 dengan rincian Guru PPPK sebanyak 565.633, PPPK NonGuru sebanyak 21.571, dan CPNS sebanyak 84.663.

Baca juga: Ini Jabatan CPNS dan PPPK yang Banyak Dibutuhkan pada Rekrutmen April

Sebagaimana diketahui, pemerintah akan mengumumkan formasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2021, pada akhir Maret ini. Terdiri atas Sekolah Kedinasan, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dan PPPK.

Selanjutnya, memasuki tahap rekrutmen yang akan dimulai bulan April 2021, untuk Sekolah Kedinasan. Kemudian, Mei-Juni untuk rekrutmen CPNS dan PPPK.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Inflasi Jadi Momok Semua Negara, Jokowi: Kita Tidak Boleh Bekerja Standar

Inflasi Jadi Momok Semua Negara, Jokowi: Kita Tidak Boleh Bekerja Standar

Whats New
KemenkopUKM Tingkatkan Daya Saing UMKM di Pasar Global dengan Jejaring Digital

KemenkopUKM Tingkatkan Daya Saing UMKM di Pasar Global dengan Jejaring Digital

Rilis
Syarat Bikin SKCK, Biaya, dan Tahapannya di Kantor Polisi mupun Online

Syarat Bikin SKCK, Biaya, dan Tahapannya di Kantor Polisi mupun Online

Work Smart
Subsidi Energi 2023 Turun Signifikan, Harga Pertalite Akan Naik?

Subsidi Energi 2023 Turun Signifikan, Harga Pertalite Akan Naik?

Whats New
Angka Inflasinya Sudah Tinggi, Jokowi Minta 5 Provinsi Ini Hati-hati

Angka Inflasinya Sudah Tinggi, Jokowi Minta 5 Provinsi Ini Hati-hati

Whats New
7 Uang Rupiah Baru Diluncurkan, Sri Mulyani: Di Setiap Lembarnya Terdapat Cerita dan Narasi Kebangsaan

7 Uang Rupiah Baru Diluncurkan, Sri Mulyani: Di Setiap Lembarnya Terdapat Cerita dan Narasi Kebangsaan

Whats New
Rupiah Masih Tertekan, Dollar AS Kembali Tembus Rp 14.800

Rupiah Masih Tertekan, Dollar AS Kembali Tembus Rp 14.800

Whats New
Simak Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Tanpa ke Kantor BPN

Simak Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Tanpa ke Kantor BPN

Whats New
APJII Dorong Program Pemerataan Layanan Telekomunikasi Bagi Seluruh Masyarakat Indonesia

APJII Dorong Program Pemerataan Layanan Telekomunikasi Bagi Seluruh Masyarakat Indonesia

Whats New
Inflasi Masih 4,94 Persen, Jokowi: Didukung oleh Tidak Naiknya Harga BBM, Elpiji, dan Listrik

Inflasi Masih 4,94 Persen, Jokowi: Didukung oleh Tidak Naiknya Harga BBM, Elpiji, dan Listrik

Whats New
Ekonomi Global Melambat, Analis: Indonesia Minim Risiko Resesi

Ekonomi Global Melambat, Analis: Indonesia Minim Risiko Resesi

Whats New
Laba PLN Melonjak Jadi Rp 17,4 Triliun, Stafsus Erick Thohir: BUMN Berada di Jalur yang Benar

Laba PLN Melonjak Jadi Rp 17,4 Triliun, Stafsus Erick Thohir: BUMN Berada di Jalur yang Benar

Whats New
Penurunan Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 336,7 Triliun Dinilai Tidak Rugikan Pertamina

Penurunan Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 336,7 Triliun Dinilai Tidak Rugikan Pertamina

Whats New
IHSG Dibuka Menguat Hari Ini, Kembali Dekati 7.200

IHSG Dibuka Menguat Hari Ini, Kembali Dekati 7.200

Whats New
BI Luncurkan 7 Pecahan Uang Rupiah Baru Hari Ini, Apa Saja?

BI Luncurkan 7 Pecahan Uang Rupiah Baru Hari Ini, Apa Saja?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.