KILAS

Gandeng Surveyor Indonesia, Telkom Serius Dukung Program P3DN

Kompas.com - 25/03/2021, 14:24 WIB
Telkom Landmark Tower yang terletak di Jalan Gatot Subroto Nomor Kavling 52, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. DOK. Humas TelkomTelkom Landmark Tower yang terletak di Jalan Gatot Subroto Nomor Kavling 52, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

KOMPAS.com – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Mohammad Riza Sutjipto mengatakan, kolaborasi antara PT Telkom Indonesia (Persero) dengan PT Surveyor Indonesia (Persero) merupakan bentuk keseriusan Telkom dalam mewujudkan program Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN).

“Telkom telah membentuk Satgas TKDN sebagai tim P3DN yang berfungsi melakukan penyusunan strategi peningkatan porsi TKDN dan meningkatkan kompetensi karyawan tentang pemahaman kebijakan TKDN,” jelasnya.

Peningkatan kompetensi karyawan itu, lanjut dia, termasuk implementasi operasi perusahaan lewat pelatihan, penyempurnaan kebijakan pengadaan dan peraturan internal terkait, serta penyusunan petunjuk akselerasi terkait laporan implementasi TKDN secara mandiri.

Baca juga: Perkuat Sektor Wisata, Telkom Optimalisasi Infrastruktur Digital

“Kehadiran Surveyor Indonesia dalam verifikasi pencapaian TKDN Telkom menjadi hal penting dalam tafsiran final terkait keakuratan besaran capaian TKDN yang dilakukan secara mandiri,” kata Riza dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/3/2021).

Sebagai catatan, program P3DN merupakan perhatian utama pemerintah yang sejalan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pemberdayaan Industri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, P3DN itu juga sejalan dengan Peraturan Menteri (Permen) Perindustrian Nomor 2 Tahun 2014 tentang Pedoman P3DN.

Dalam peraturan itu, disebutkan bahwa setiap kementerian atau lembaga, pemerintah daerah (pemda), serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) wajib untuk membentuk tim P3DN secara proaktif.

Baca juga: Bantu Wujudkan Visi Indonesia Maju, Telkom Targetkan 50 WiFi Corner di Papua

Penunjukkan Surveyor Indonesia sebagai lembaga survei independen untuk TKDN itu dimaksudkan sebagai langkah verifikasi Telkom untuk pencapaian TKDN Belanja Capital Expenditure (Capex) dan Operating Expenditure (Opex) tahun 2020.

Proses verifikasi itu merupakan kegiatan akhir sebelum melakukan pelaporan kepada kementerian terkait. Selain itu, verifikasi ini berguna untuk mendapatkan validasi dari surveyor independen atas penilaian mandiri yang sebelumnya dilakukan pihak internal.

Rencananya, Surveyor Indonesia akan melakukan post audit terhadap lebih dari 15.000 kontrak belanja Telkom tahun anggaran 2020 untuk mendapatkan kesimpulan solid dari penyerapan porsi TKDN.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.