Adira Finance Selektif Berikan DP 0 Persen Kredit Kendaraan

Kompas.com - 25/03/2021, 17:15 WIB
Ilustrasi pelayanan Adira Finance. Baihaki/KontanIlustrasi pelayanan Adira Finance.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Adira Finance mengaku akan lebih selektif menyalurkan kredit kendaraan roda dua dan roda empat pada tahun 2021, menyusul kebijakan DP 0 persen yang digulirkan Bank Indonesia.

Meski DP 0 persen tetap diberlakukan, Direktur Keuangan Adira Finance, I Dewa Made Susila mengaku hanya akan memberi relaksasi itu kepada segmen-segmen tertentu.

"Kami lihat di Adira setengah dari nasabah kami pekerja informal, di mana banyak sekali pembatasan (kerja tidak maksimal) dalam konteks PSBB sehingga kami sangat hati-hati melakukan itu (memberikan DP 0 persen)," kata Made saat acara Visit Kompas secara Virtual, Kamis (25/3/2021).

Baca juga: Ini Batas Akhir Pembelian Pelatihan Peserta Kartu Prakerja Gelombang 12

Made menyebut, pihaknya memberi prioritas pada calon debitur yang memiliki penghasilan ekonomi stabil dalam jangka panjang.

Hal itu lantaran tenor kredit kendaraan bermotor di Adira Finance memiliki jangka waktu 3-5 tahun.

"Contoh kalau misalnya dijamin oleh perusahaan bonafit, mungkin kita consider (pertimbangkan). Artinya sangat selektif, kami sangat aware kalau memberi kredit itu gampang, tapi menagihnya jauh lebih sulit," ucap Made.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut Made menuturkan, perseroan akan melihat dari "kacamata" risk management dalam menyalurkan relaksasi. Apalagi, penjualan perseroan sempat menurun saat dihantam pandemi Covid-19 pada tahun 2020.

Saat ini, pihaknya belum aktif mempromosikan DP 0 persen karena masih mempelajari relaksasi tersebut lebih lanjut, baik dari sisi keuntungan maupun dampaknya.

"Intinya kami akan mendukung karena ini baik untuk bisnis kami. Tapi ada kehati-hatian mengingat ini komitmen jangka panjang. Penghasilan mereka, kondisi ekonomi mereka, pasti akan jadi pertimbangan menyalurkan kredit," pungkasnya.

Baca juga: Menaker Klaim Jumlah Pelanggaran Ketenagakerjaan Turun Dalam 2 Tahun Terakhir

Sebagai informasi, laba Adira Finance pada tahun 2020 anjlok sebesar 51,4 persen menjadi Rp 1,02 triliun. Penurunan laba dikontribusi oleh sektor otomotif yang lesu sepanjang tahun 2020.

Pada tahun itu, penjualan roda dua turun 38 persen dan penjualan roda empat turun 45 persen. Secara keseluruhan, pembiayaan baru Adira Finance terkontraksi 51 persen yang sebelumnya mampu tembus Rp 38 triliun menjadi hanya Rp 18,6 triliun.

Di sisi lain, multifinance ini harus memberikan restrukturisasi kepada para debitur yang terdampak pandemi Covid-19. Tercatat perseroan memberikan restrukturisasi kepada 35 persen debitur dengan total pembiayaan Rp 19 triliun.

Baca juga: Lagi, Bos BI Minta Bank Swasta Segera Turunkan Bunga Kredit



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.