Stok Beras Bulog Capai 923.000 Ton, Buwas Pede Tak Perlu Impor

Kompas.com - 25/03/2021, 18:56 WIB
Direktur Utama Bulog, Budi Waseso melakukan kunjungan ke Gudang Bulog di Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (27/2/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIDirektur Utama Bulog, Budi Waseso melakukan kunjungan ke Gudang Bulog di Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (27/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso meyakini produksi beras dalam negeri cukup untuk memenuhi kebutuhan stok beras di Bulog.

Oleh sebab itu dinilai tak perlu impor.

Ia mengatakan, per 25 Maret 2021 stok beras di Bulog mencapai 923.471 ton.

Baca juga: Tak Perlu Impor, Buwas Tegaskan Stok Beras Aman

Terdiri dari stok cadangan beras pemerintah (CBP) 902.353 ton dan beras komersial 21.119 ton.

"Jadi stok CBP per hari ini sudah bertambah dari sebelumnya 800.000-an ton, hasil dari serapan kemarin-kemaren," ujar pria yang akrab disapa Buwas itu dalam dalam webinar PDIP, Kamis (25/3/2021).

Buwas mengatakan, sejak masa panen raya atau awal Maret hingga saat ini, penyerapan Bulog sudah mencapai 145.000 ton.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia memastikan serapan beras dari petani lokal oleh Bulog masih akan terus dilakukan sebab panen raya berlangsung hingga Mei mendatang.

"Kami masih terus serap. Saya ingin buktikan sendiri bahwa produksi petani dalam negeri itu memang cukup," imbuhnya.

Baca juga: Polemik Beras Impor, Ombudsman Dalami Potensi Malaadministrasi

Buwas memperkirakan, setidaknya hingga April serapan beras hanya untuk CBP bisa mencapai 390.000 ton.

Sehingga bila diakumulasi dengan stok saat ini total CPB pada akhir April sudah di atas 1 juta ton.

"Lalu Mei akan serap lagi. Jadi kalau tadi stok (CBP) di Bulog itu harus 1-1,5 juta itu amat sangat bisa (dari dalam negeri), tidak perlu impor," tegas Buwas.

Bulog meyakini data proyeksi Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Pusat Statistik (BPS) terkait produksi beras nasional akan surplus pada tahun ini.

Adapun BPS menyebut potensi produksi beras sepanjang Januari-April 2021 akan mencapai 14,54 juta ton, naik 3,08 juta ton atau 26,84 persen dibandingkan periode sama di 2020 yang sebesar 11,46 juta ton.

Baca juga: Buwas Beberkan 2 Menteri Jokowi yang Perintahkan Impor Beras

"Saya memegang BPS dan Kementan, kalau saya enggak percaya itu, maka saya percaya sama siapa? Karena itu kan negara," pungkas Buwas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X