OJK Prediksi Pertumbuhan Kredit Tahun Ini di Level 7,5 Persen

Kompas.com - 26/03/2021, 07:45 WIB
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menjabarkan tentang fintech di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (17/7/2019). MURTI ALI LINGGAKetua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menjabarkan tentang fintech di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (17/7/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan pertumbuhan kredit perbankan sepanjang tahun ini akan berada di level 7,5 persen.

Proyeksi tersebut jauh lebih baik dari kondisi 2020, di mana penyaluran kredit perbankan minus hingga 2,41 persen akibat pandemi Covid-19.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menyebut proyeksi pertumbuhan kredit tersebut didasarkan pada data mengenai bergeliatnya sejumlah sektor ekonomi. Utamanya ditopang oleh tumbuhnya konsumsi masyarakat.

Baca juga: BCA Targetkan Bisnis Kartu Kredit Tumbuh 5 Persen Pada Tahun Ini

"Saat ini yang sudah mulai kelihatan membaik adalah properti dan sektor kendaraan. Nanti akan disusul oleh sektor-sektor lainnya," ujarnya dalam diskusi bersama media, Kamis (26/3/2021).

Wimboh menyatakan stimulus yang diberikan perlahan-lahan mulai menunjukkan hasil. Karena itu, dia optimistis bahwa perekonomian akan kembali membaik.

"Nanti akan melakukan review kembali atas proyeksi pertumbuhan kredit tersebut di semester I 2021," jelas Wimboh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagaimana diketahui, sepanjang 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia terkontraksi cukup dalam dan menekan berbagai sektor perekonomian. Hal itu sangat berpengaruh terhadap serapan kredit perbankan nasional.

Baca juga: Penurunan Bunga Kredit Bank Masih Terbatas

Namun demikian, kredit bank-bank BUMN tercatat masih tumbih meski sangat tipis yakni 0,63 persen. Di sisi lain, pertumbuhan kredit Bank Perkreditan Daerah (BPD) tumbuh 5,22 persen, dan bank syariah tumbuh 9,5 persen.

Pertumbuhan kredit oleh bank-bank tersebut ditopang oleh penyaluran ke sektor UMKM.

Baca juga: OJK: Kredit Tumbuh Lebih Cepat di Daerah Ketimbang Kota Besar



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.