KILAS

Telkom dan MBN Hadirkan Agree untuk Bantu Petani, Wamendes PDTT: Segera Dieksekusi

Kompas.com - 26/03/2021, 08:40 WIB
Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi (paling kiri) bersama Komisaris Telkom Rizal Mallarangeng (paling kanan) dan Direktur Enterprise dan Business Service Telkom Edi Witjara (tengah) menyaksikan penandatanganan kerja sama Penyediaan Layanan Platform Agree Suite antara PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan PT Mitra BUMDes Nusantara (MBN) yang dilakukan oleh Executive Vice President Divisi Business Service Telkom Syaifudin (kedua dari kiri) dan Direktur Utama MBN Wiyoto (kedua dari kanan) di Jakarta, pada Rabu (24/3/2021). Dok. Humas Telkom IndonesiaWakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi (paling kiri) bersama Komisaris Telkom Rizal Mallarangeng (paling kanan) dan Direktur Enterprise dan Business Service Telkom Edi Witjara (tengah) menyaksikan penandatanganan kerja sama Penyediaan Layanan Platform Agree Suite antara PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan PT Mitra BUMDes Nusantara (MBN) yang dilakukan oleh Executive Vice President Divisi Business Service Telkom Syaifudin (kedua dari kiri) dan Direktur Utama MBN Wiyoto (kedua dari kanan) di Jakarta, pada Rabu (24/3/2021).

KOMPAS.com – Wakil Menteri Desa (Wamendes), Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Budi Arie Setiadi mengatakan, ia mendukung implementasi platform Agree. Platform ini merupakan hasil kerja sama PT. Telkom Indonesia dan PT. Mitra BUMDes Nusantara (MBN)

“Kita harus mempersiapkan digitalisasi ekonomi. Saya menyambut baik implementasi Agree, agar segera untuk dieksekusi dan diwujudkan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (26/3/2021).

Hal tersebut dikatakan Arie saat menandatangani kontrak kerja sama penyediaan layanan Plarform agree antara PT Telkom Indonesia dan PT MBN di Jakarta, Rabu (24/3/2021).

Ia berharap kehadiran platform Agree dapat memperkecil angka kesenjangan antara desa dan kota.

Baca juga: Gandeng Surveyor Indonesia, Telkom Serius Dukung Program P3DN

“Dari data produk domestik bruto (PDB), ekonomi kota sebesar 86 persen, sedangkan ekonomi desa 14 persen, (kesenjangan tersebut adalah) hal yang cukup miris,” tutur Budi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk itu, kata dia, agar Indonesia maju, maka desa juga harus maju.

Wamen mengatakan pada tahap awal pembentukan platform ini pasti akan mengalami banyak tantangan, kendala dan perbaikan. Namun, ia yakin kendala itu bisa teratasi.

Platform Agree

Sebagai informasi, platform Agree adalah aplikasi penunjang agribisnis yang memiliki fitur kemitraan dengan perusahaan pertanian, permodalan, dan penjualan.

Aplikasi ini memiliki fitur informasi tentang cara budidaya, info cuaca, dan info harga.

Wakil Menteri (Wamen) Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi menegaskan kehadiran Agree diharapkan dapat menyejahterakan petani

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X