Kompas.com - 26/03/2021, 11:55 WIB
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA mencetak laba bersih Rp 141 miliar dari penjualan Rp 10,38 triliun sepanjang Kuartal III-2020.
WIKAPT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA mencetak laba bersih Rp 141 miliar dari penjualan Rp 10,38 triliun sepanjang Kuartal III-2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) meraup laba bersih sebesar Rp 322,34 miliar pada 2020.

Angka tersebut didukung oleh penjualan sebesar Rp 16,54 triliun sesuai laporan keuangan hingga 31 Desember 2020.

Perolehan laba bersih tersebut 54,81 persen lebih tinggi dari review target perseroan pada 2020 akibat penyebaran pandemi Covid-19.

Baca juga: Wika Gedung Targetkan Perolehan Kontrak Sebesar Rp 15,52 Triliun Pada 2021

Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito mengatakan, kontribusi terbesar dari penjualan didapat dari sektor infrastruktur dan Gedung yang kemudian diikuti secara berturut-turut oleh sektor industri, energi dan industrial plant, serta properti.

Meskipun berada di tengah pandemi Covid-19, kondisi keuangan perseroan tetap sehat yang tercermin lewat arus kas positif dari aktivitas operasinya sebesar Rp 141,28 miliar.

“Kami ingin memastikan kondisi WIKA tetap sehat, dimana langkah yang kami ambil adalah melakukan proses bisnis yang adaptif dan tangguh bertahan di tengah pandemi. Sebagai kontraktor, WIKA pun membangun komunikasi aktif dan berusaha untuk menselaraskan kepentingannya dengan kepentingan pemilik proyek. Dengan demikian, schedule maupun progress proyek tetap terjaga dan meminimalisasi terjadinya cost overrun,” ujar Agung dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/3/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Agung menambahkan, berbagai langkah efisiensi juga ditempuh dengan melakukan penghematan biaya usaha dan operasional.

Baca juga: Buka-Bukaan Buwas: Rakortas Tak Singgung Impor Beras hingga Stok Cukup

Langkah ini diambil salah satunya untuk menjaga agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja terhadap karyawannya.

“Kami percaya SDM jadi modal utama untuk menggerakan bisnis WIKA sehingga kelak siap lepas landas ketika kondisi semakin membaik,” kata dia.

Menurut Agung, WIKA pada tahun 2021 menargetkan untuk memperoleh kontrak baru sebesar Rp 40,12 triliun dengan target perolehan kontrak di tangan (order book) sebesar Rp 115,02 triliun.

“Proyek-proyek tersebut menjadi modal produksi hingga beberapa tahun mendatang, sehingga dengan kapasitas yang ada sekarang, WIKA akan terus tumbuh. Kami yakin dengan menjalankan protokol pencegahan Covid-19 dan perilaku hidup sehat, target yang telah ditetapkan bisa tercapai dan melanjutkan torehan berbagai prestasi,” ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.