Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pulihkan Ekonomi Bali, Pemerintah Mau Hapus Kredit Macet UMKM

Kompas.com - 26/03/2021, 17:32 WIB
Akhdi Martin Pratama,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berencana memberikan relaksasi kredit bagi para pelaku UMKM di Bali, khususnya yang bergerak di sektor pariwisata dan terdampak pandemi Covid-19.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, salah satu relaksasi yang akan diberikan, yakni penghapusan nama dari daftar kreditur macet di Bank Indonesia.

“Jadi mungkin hapus buku utang mereka. Kita lagi timbang. Tentu karena Covid, bukan dia lagi masalah. Kita sedang rapat, Pak Tiko akan rapatkan dengan perbankan, untuk bisa dijalankan. Jadi paralel akan kita lakukan bersama-sama,” ujar Luhut dalam konferensi pers virtual, Jumat (26/3/2021).

Baca juga: Apa Itu UMKM: Pengertian, Kriteria, dan Contohnya

Sementara itu Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menambahkan, insentif lainnya yang mungkin diberikan pemerintah bagi masyarakat bali, khususnya pengusaha yang terdampak pandemi Covid-19, yakni pemberian kredit modal kerja yang dijamin oleh pemerintah pusat.

“Pertama pemberian kredit modal kerja baru yang diberikan jaminan dari pemerintah pusat, itu untuk UMKM, itu bisa segera berjalan. Saya rasa minggu-minggu ini sedang kita finalisasi,” kata dia.

Selanjutnya, kata pria yang akrab disapa Tiko itu menjelaskan, pemerintah tengah mempertimbangkan pemberian keringanan dari utang masa lalu bagi para pelaku usaha mikro, khususnya yang bergerak di bidang pariwisata.

“Kalau dulu pengusaha ataupun pelaku usaha mikro yang pernah (kredit) macet dicatat sebagai debitur yang pernah macet, itu mau kita usahakan untuk dihapuskan. Jadi kita harapkan bisa kita ajukan,” ucap dia.

Baca juga: Relaksasi PPnBM, Napas Baru Industri Otomotif

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Berantas Judi Online, Menkominfo Ancam X, Google, hingga Meta Denda Rp 500 Juta

Berantas Judi Online, Menkominfo Ancam X, Google, hingga Meta Denda Rp 500 Juta

Whats New
Kurangi Emisi GRK, MedcoEnergi Tingkatkan Penggunaan Listrik PLN di Blok Migasnya

Kurangi Emisi GRK, MedcoEnergi Tingkatkan Penggunaan Listrik PLN di Blok Migasnya

Whats New
Kominfo Telah Putus Akses 1,91 Juta Konten Judi Online Sejak 2023

Kominfo Telah Putus Akses 1,91 Juta Konten Judi Online Sejak 2023

Whats New
Elon Musk Sebut AI Bakal Ambil Alih Semua Pekerjaan Manusia

Elon Musk Sebut AI Bakal Ambil Alih Semua Pekerjaan Manusia

Whats New
Tips Bikin CV yang Menarik agar Dilirik HRD

Tips Bikin CV yang Menarik agar Dilirik HRD

Whats New
Ini Jadwal Operasional BCA Selama Cuti Bersama Waisak 2024

Ini Jadwal Operasional BCA Selama Cuti Bersama Waisak 2024

Whats New
Penyaluran Kredit Bank Neo Commerce Turun 13,8 Persen di Kuartal I-2024

Penyaluran Kredit Bank Neo Commerce Turun 13,8 Persen di Kuartal I-2024

Whats New
5 Saham Ini Cum Date Dividen Pekan Depan, Cek Jadwal Lengkapnya

5 Saham Ini Cum Date Dividen Pekan Depan, Cek Jadwal Lengkapnya

Whats New
Strategi 'Turnaround' Ubah Rugi Jadi Laba Berhasil, Angela Simatupang Kembali Pimpin IIA Indonesia hingga 2027

Strategi "Turnaround" Ubah Rugi Jadi Laba Berhasil, Angela Simatupang Kembali Pimpin IIA Indonesia hingga 2027

Whats New
Harga Emas Terbaru 24 Mei 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 24 Mei 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru pada Jumat 24 Mei 2024

Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru pada Jumat 24 Mei 2024

Spend Smart
Harga Bahan Pokok Jumat 24 Mei 2024, Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Cabai Merah Keriting

Harga Bahan Pokok Jumat 24 Mei 2024, Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Cabai Merah Keriting

Whats New
Incar Pendanaan 5 Miliar Dollar AS, Saham Alibaba di Hong Kong Anjlok 5 Persen

Incar Pendanaan 5 Miliar Dollar AS, Saham Alibaba di Hong Kong Anjlok 5 Persen

Whats New
Laporan Pendapatan Nvidia Tak Mampu Jadi Katalis, Wall Street Melemah

Laporan Pendapatan Nvidia Tak Mampu Jadi Katalis, Wall Street Melemah

Whats New
Kemenhub Temukan Masih Banyak Bus Pariwisata Tak Laik Jalan

Kemenhub Temukan Masih Banyak Bus Pariwisata Tak Laik Jalan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com