[POPULER DI KOMPASIANA] Setelah Duel Dewa Kipas vs GM Irene | Tidak Lolos SNMPTN 2021 | Ikan Mas Jadi Hama di Australia

Kompas.com - 27/03/2021, 15:42 WIB

Malah, lanjutnya, tidak sedikit berdasarkan pengalamannya setelah diberikan uang parkir justru tidak membantu sama sekali.

"Meski sikapnya menjengkelkan, namun hal positif yang bisa kita lihat adalah pekerjaan yang mereka ambil itu setidaknya masih halal, masih baik," tulis Kompasianer Yohanes Ishak.

Para tukang parkir ini untuk mendapatkan uang tidak dengan mencuri atau hal-hal lain yang dikategorikan melanggar hukum. (Baca selengkapnya)

4. Karyawan yang Terjebak Sindrom "Merasa Paling" di Kantor

Disadari ataupun tidak, tulis Kompasianer Sigit Eka Pribadi, sindrom "merasa paling" di antara sesama karyawan ini memang sering umum terjadi di setiap perusahaan.

Padahal apa yang disesumbarkan atau perilaku seorang karyawan yang "merasa paling" tadi belum tentu sesuai ukuran mutu dan kualitas kinerja dirinya di perusahaan tersebut.

"Kalau sindrom "merasa paling" ini dibiarkan, bisa-bisa seseorang akan keterusan merembet mengalami gangguan kepribadian, mental dan kejiwaan," tulis Kompasianer Sigit Eka Pribadi.

Lantas bagaimana caranya dong langkah solusi untuk mengatasi ataupun menghindari jebakan sindrom "merasa paling" tersebut? (Baca selengkapnya)

5. Ketika Ikan Mas Menjadi Hama di Australia

Berbeda dengan di Indonesia ikan mas dikonsumsi bahkan dibudidayakan, sedangkan di Australia justru dimusnahkan karena dianggap sebagai hama.

Kompasianer Ronny Rachman Noor menulis karena invasi ikan mas yang merupakan spesies "pendatang" ini sudah menguasai sungai, danau, dan perairan lainnya serta memusnahkan dan menurunkan populasi ikan asli.

"Saat ini diperkirakan ada sekitar 360 juta ikan mas yang menghuni perairan Australia dan menjadi ancaman sangat serius bagi jenis ikan asli Australia." lanjutnya.

Tingkah laku ikan mas dianggap sebagai perusak lingkungan karena ikan mas yang dikenal memiliki kebiasaan menyedot lumpur sehingga mengganggu keseimbangan ekosistem bagi fauna perairan lainnya. (Baca selengkapnya)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.