Firdaus Putra, HC
Komite Eksekutif ICCI

Ketua Komite Eksekutif Indonesian Consortium for Cooperatives Innovation (ICCI), Sekretaris Umum Asosiasi Neo Koperasi Indonesia (ANKI) dan Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED)

Kunci Membangun Koperasi Modern

Kompas.com - 27/03/2021, 16:17 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

KEMENTERIAN Koperasi dan UKM tahun ini menargetkan ada 100 koperasi modern sebagai percontohan. Sekarang “koperasi modern” menjadi terminologi baru di masyarakat. Apakah itu sekedar narasi kosong atau sesuatu yang berbeda dari pendekatan atau model sebelumnya?

Apakah kata modern ini berasosiasi dengan konsep sosiologi “modernisasi” tahun 1970an dulu atau memiliki makna yang lain. Sebab bila modernisasi merujuk pada konsep 1970an, artinya sekarang sudah obsolete, usang. Yang ada sebagian besar koperasi eksisting saat ini “sudah modern”, misalnya dalam hal penerapan scientific management.

Nah, bila kata itu kita definisikan secara harfiah, modern bermakna “termutakhir” atau “terkini”. Memberi ajektif “modern” pada “koperasi” artinya bagaimana koperasi memiliki pendekatan atau model kekinian, tentu saja, yang relevan dengan zaman.

Boleh jadi itulah konsep modern atau modernisasi yang dikehendaki. Maka kita akan mulai diskusi ini dari telisik kondisi mutakhir bagaimana yang dihadapi koperasi.

Baca juga: Koperasi Simpan Pinjam: Pengertian, Contoh, dan Fungsinya

Kondisi mutakhir

Sudah sering saya singgung tantangan strategis mutakhir koperasi di kolom-kolom sebelumnya. Saya kerucutkan menjadi lima isu.

Pertama, perkembangan teknologi informasi membawa dampak yang luar biasa ke berbagai sektor kehidupan: ekonomi, sosial, budaya, pemerintahan, politik dan lainnya. Epos baru ini kita sebut sebagai Revolusi Industri Keempat, yang hadirkan aneka inovasi dan tak sedikit yang disruptif terhadap model eksisting.

Kedua, turunan dari perkembangan teknologi itu adalah banyak layanan terhubung satu sama lain dalam suatu ekosistem. Misalnya, pesan tiket pesawat dan pembayarannya, hanya butuh waktu beberapa menit dengan tetap berada di satu layar (user interface). Antara booking dengan payment, terhubung. Terlihat sederhana, padahal di belakang layar mereka menghubungkan beberapa layanan perusahaan sekaligus secara real time.

Ketiga, BPS (2020) merilis bahwa generasi Y dan Z mendominasi struktur demografi kita saat ini, totalnya 53,81 persen. Itu sama dengan ada 5-6 orang generasi Y dan Z dari 10 orang yang berkumpul.

Generasi ini memiliki nilai, cara pandang, kebutuhan, aspirasi serta cara kerja berbeda dibanding generasi sebelumnya. Di dunia kerja mereka lebih suka dihargai dengan bonus perjalanan ke luar negeri daripada gaji ke 14, misalnya. Lebih suka komunikasi lugas daripada basa-basi dan seterusnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadapi Tantangan Global 2023, Industri Perbankan RI Masih Aman? Ini Kata Bos BTPN

Hadapi Tantangan Global 2023, Industri Perbankan RI Masih Aman? Ini Kata Bos BTPN

Whats New
Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Ini Jurus Kementerian PUPR

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Ini Jurus Kementerian PUPR

Whats New
Jokowi Sebut Indonesia Berhasil Menjaga Inflasi 2022, Apa itu Inflasi? Simak Penyebab dan Dampaknya

Jokowi Sebut Indonesia Berhasil Menjaga Inflasi 2022, Apa itu Inflasi? Simak Penyebab dan Dampaknya

Whats New
Diminta Jokowi 'Eman-Eman' Gunakan Uang Negara, Ini Respons Sri Mulyani

Diminta Jokowi 'Eman-Eman' Gunakan Uang Negara, Ini Respons Sri Mulyani

Whats New
Simak, Ini Ketentuan Pemberian Cuti di Luar Tanggungan Negara bagi PNS

Simak, Ini Ketentuan Pemberian Cuti di Luar Tanggungan Negara bagi PNS

Whats New
[POPULER MONEY] Ekonomi RI Diprediksi Tumbuh 5 Persen 2023 | Jokowi Minta Sri Mulyani Hemat APBN

[POPULER MONEY] Ekonomi RI Diprediksi Tumbuh 5 Persen 2023 | Jokowi Minta Sri Mulyani Hemat APBN

Whats New
RI Bidik Ekspor Produk Biomassa Cangkang Sawit ke  Jepang

RI Bidik Ekspor Produk Biomassa Cangkang Sawit ke Jepang

Whats New
Cara Top Up DANA lewat BSI Mobile dan ATM BSI dengan Mudah

Cara Top Up DANA lewat BSI Mobile dan ATM BSI dengan Mudah

Spend Smart
Kemenaker Dorong Perusahaan Segera Daftarkan Pekerjanya yang Belum Terdaftar Jamsostek

Kemenaker Dorong Perusahaan Segera Daftarkan Pekerjanya yang Belum Terdaftar Jamsostek

Whats New
Mie Sedaap Ditarik di Hong Kong, Ini Kata BPOM

Mie Sedaap Ditarik di Hong Kong, Ini Kata BPOM

Whats New
Kementerian PUPR Targetkan Penyelesaian 9 Bendungan Hingga Akhir 2022

Kementerian PUPR Targetkan Penyelesaian 9 Bendungan Hingga Akhir 2022

Whats New
BTPN Salurkan Kredit Rp 149,26 Triliun hingga Akhir Juni, Masih Didominasi Segmen Korporasi

BTPN Salurkan Kredit Rp 149,26 Triliun hingga Akhir Juni, Masih Didominasi Segmen Korporasi

Whats New
5 Tips Memilih Investasi yang Aman, Apa Saja?

5 Tips Memilih Investasi yang Aman, Apa Saja?

Whats New
Bank Raya Tunjuk Ida Bagus Jadi Dirut Baru, Gantikan Kaspar Situmorang

Bank Raya Tunjuk Ida Bagus Jadi Dirut Baru, Gantikan Kaspar Situmorang

Whats New
Bantu Perusahaan Bangun Relasi dengan Stakeholder, Tada Gifting Diluncurkan

Bantu Perusahaan Bangun Relasi dengan Stakeholder, Tada Gifting Diluncurkan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.