IHSG Sepekan Ini Turun 2,53 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp 7.309,9 Triliun

Kompas.com - 27/03/2021, 18:14 WIB
Suasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). IHSG dibuka pada 6.381,18 naik 22,56 poin dibandingkan penutupan perdagangan Jumat lalu. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). IHSG dibuka pada 6.381,18 naik 22,56 poin dibandingkan penutupan perdagangan Jumat lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan ini atau periode 22-26 Maret 2021 turun 2,53 persen, menjadi di level 6.195,5 dari level 6.356,1 pada penutupan pekan lalu.

Pergerakkan yang berada di zona merah itu diikuti pula dengan penurunan kapitalisasi pasar bursa sebesar 2,24 persen, menjadi Rp 7.309,9 triliun dari posisi pada pekan lalu yang sebesar Rp 7.477,6 triliun.

Mengutip keterangan resmi BEI, Sabtu (27/3/2021), rata-rata volume transaksi harian bursa turut turun 6,79 persen pada pekan ini menjadi 15,65 miliar saham dari pekan sebelumnya yang sebanyak 16,79 miliar saham.

Baca juga: Simak Tips Investasi Saham untuk Investor Pemula

Kemudian rata-rata frekuensi transaksi harian turun 3,05 persen menjadi 1.102.435 kali transaksi dibandingkan penutupan pekan lalu yang sebanyak 1.137.111 kali transaksi.

Rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan juga alami penurunan 6,66 persen menjadi Rp 10,6 triliun posisi pada penutupan pekan lalu yang sebesar Rp 11,4 triliun

Adapun investor asing pada penutupan pekan ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 294,9 miliar. Sedangkan sepanjang tahun berjalan 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp 13,2 triliun.

Baca juga: Apa Itu IHSG? Ini Pengertian, Manfaat, dan Cara Hitungnya

Pada pekan ini BEI juga mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap IV Tahun 2021 yang diterbitkan oleh PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dengan nilai emisi sebesar Rp 3,2 triliun.

Maka total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat di bursa sepanjang 2021 sebanyak 18 emisi dari 15 emiten senilai Rp 19,09 triliun.

Dengan tambahan pencatatan ini, maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 479 emisi dengan nilai outstanding Rp 431,7 triliun dan 47,5 juta dolar AS yang diterbitkan 130 emiten.

Selain itu, Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI kini berjumlah 142 seri dengan nilai Rp 4.126,8 triliun dan 400 juta dolar AS. Sementara EBA sebanyak 11 emisi senilai Rp 7,21 triliun.

Baca juga: IHSG Ditutup Positif di Akhir Pekan, Saham-saham Ini Banyak Dibeli Asing

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas | Petani Sawit Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

[POPULER MONEY] Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas | Petani Sawit Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

Whats New
Soal Rencana Kenaikan Harga Pertalite hingga Tarif Listrik, Ini Kata Ekonom

Soal Rencana Kenaikan Harga Pertalite hingga Tarif Listrik, Ini Kata Ekonom

Whats New
Apakah Indonesia Mendapat Ganti Rugi dari Jepang yang Pernah Menjajah?

Apakah Indonesia Mendapat Ganti Rugi dari Jepang yang Pernah Menjajah?

Whats New
Apa yang Dimaksud dengan Ekspor dan Impor?

Apa yang Dimaksud dengan Ekspor dan Impor?

Earn Smart
Persyaratan dan Cara Membuat Kartu Kredit BRI Terbaru

Persyaratan dan Cara Membuat Kartu Kredit BRI Terbaru

Whats New
Bandara Juanda Jadi Bandara Tersibuk Saat Mudik Lebaran 2022

Bandara Juanda Jadi Bandara Tersibuk Saat Mudik Lebaran 2022

Whats New
Bebas Biaya Tol, Apa Itu Jalan Tol Fungsional?

Bebas Biaya Tol, Apa Itu Jalan Tol Fungsional?

Whats New
Cara Perpanjang Paspor Online 2022, Lengkap dengan Syarat dan Biayanya

Cara Perpanjang Paspor Online 2022, Lengkap dengan Syarat dan Biayanya

Spend Smart
4 Cara Mencari ATM Bank BJB Terdekat dengan Mudah

4 Cara Mencari ATM Bank BJB Terdekat dengan Mudah

Whats New
Ingin Traveling Sambil Dapat Cuan? Simak Tipsnya

Ingin Traveling Sambil Dapat Cuan? Simak Tipsnya

Earn Smart
Cara Daftar dan Tips Agar Lolos Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 29

Cara Daftar dan Tips Agar Lolos Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 29

Whats New
Cara Daftar BRImo dengan Mudah Tanpa Harus ke Bank

Cara Daftar BRImo dengan Mudah Tanpa Harus ke Bank

Spend Smart
Larangan Ekspor CPO Bikin Harga Sawit Anjlok, Petani Mengaku Rugi Rp 11,7 Triliun

Larangan Ekspor CPO Bikin Harga Sawit Anjlok, Petani Mengaku Rugi Rp 11,7 Triliun

Whats New
Ada Pekerjaan Rekonstruksi, Jasa Marga: Ruas Tol Jakarta Cikampek Tetap Beroperasi Normal

Ada Pekerjaan Rekonstruksi, Jasa Marga: Ruas Tol Jakarta Cikampek Tetap Beroperasi Normal

Whats New
PASPI: Larangan Ekspor CPO Tak Efektif Membuat Harga Minyak Goreng Murah di Dalam Negeri

PASPI: Larangan Ekspor CPO Tak Efektif Membuat Harga Minyak Goreng Murah di Dalam Negeri

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.