Iseng-iseng Buka Bisnis Makanan Rumahan, Wanita Ini Raih Omzet Jutaan Per Bulan

Kompas.com - 28/03/2021, 07:15 WIB
Purnama Sari Tampubolon mengolah masakannya. Dokumentasi pribadi Purnama Purnama Sari Tampubolon mengolah masakannya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pintar membaca peluang dan kebutuhan pasar menjadi salah satu cara yang harus dimiliki ketika ingin membuka usaha. Apalagi di tengah pandemi ini, semua pengusaha dituntut untuk kreatif agar bisa mengembangkan usahanya.

Hal inilah yang dilakukan oleh Purnama Sari Tampubolon ketika melaunching usahanya di bidang makanan catering yang diberi nama @Catering_rumahan_purnama.

Kepada Kompas.com dia menceritakan, membuka usaha ini hanya sekadar iseng semata.

Awalnya ia pernah mendapatkan tugas dari bosnya untuk memasak makanan ala menu warung tegal (Warteg) supaya bisa dibagikan ke orang-orang yang membutuhkan.

Ketika dia membagikan makanannya tersebut, dia melihat ternyata masakan olahannya sendiri disukai banyak orang.

Baca juga: Mengintip Tren Bisnis Makanan serta Barang dan Jasa yang Akan Menggeliat di 2021

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang awalnya saya enggak pede bisa masak, sekarang jadi pede. Mereka mujinya bukan karena gratis, tapi katanya emang enak. Suka sih mereka sama masakanku," ujarnya kepada Kompas.com, Sabtu (27/3/2021).

Hingga di satu waktu, dia berpikir untuk membuka usaha makanan catering sendiri.

Purnama pun mencoba untuk menawarkan masakannya ke beberapa teman kantornya dan beberapa teman dekatnya yang lain. Ternyata, masakan dia mendapat sambutan antusias dari teman-temannya.

Sesekali Purnama meminta tolong kepada temannya untuk membantu dirinya menawarkan ke yang lainnya dan hasilnya juga sama, dia mendapatkan lebih banyak pelanggan.

"Jadi aku memang minta tolong ke mereka biar direkomendasikan gitu loh. Puji Tuhan, banyak yang mau," ucapnya.

Awalnya, usaha Purnama hanya sederhana, bahkan packaging makanannya pun cukup simpel. Oleh sebab itu dia mencoba untuk merubah usahnya mulai dari mempercantik packaging, membuat kartu nama hingga mendesain logo.

Dengan adanya kartu nama, dia pun sering mendapatkan banyak pesanan. Padahal, dia hanya memanfaatkan pemasaran via WhatsApp dan media sosial Instagram yang diberi nama @catering_rumahan_purnama.

Baca juga: Ini Cara Mengurus Sertifikat SPP-IRT untuk Industri Makanan-Minuman Rumahan

Trend Pesan Makanan secara Online

Apalagi dia melihat di tengah pandemi ini, banyak sekali masyarakat yang malas untuk berpergian atau berbelanja kebutuhan. Oleh sebab itu memesan makanan secara online menjadi pilihan yang tepat saat ini.

Walaupun begitu, Purnama mendapatkan omzet yang cukup menjanjikan. Per bulannya dia berhasil mengumpulkan omzet hingga Rp 5 juta.

"Padahal menu yang aku jual itu menu rumahan yang enggak susah membuatnya. Modalnya juga terbilang sedikit, tapi yah Puji Tuhan," katanya.

Melihat usahanya yang semakin banyak disukai pembeli, tepat pada tanggal 13 April 2020 dia pede untuk melaunching usaha cateringnya. Dia pun mulai menambah variasi menunya seperti puding, berbagai macam buah hingga variasi minuman.

Untuk harga per menunya bermacam-macam, mulai dari harga Rp 25.000/ menu untuk menu komplit, hingga Rp 75. 000.

"Jadi beda-beda gitu. Ada paket catering bulanan Rp 450.000 per bulan untuk makan siang dengan menu komplit buah, sayur, lauk pauk dan nasi. Ada Rp 75.000 untuk makan siang dan malam untuk porsi 2, kopi, dan banyak lainnya," sebutnya.

Baca juga: Mau Bisnis Kuliner? Simak Prediksi Makanan yang Bakal Laris di 2021 dari GoFood

Bahkan dia juga menyediakan paket wedding dari harga Rp 35.000 - Rp 70.000 per menunya.

Saat ini purnama dibantu hanya 4 temannya, masing-masing dari mereka memiliki tugas yang berbeda yaitu 2 orang sebagai cheff, sementara 2 orangnya lagi menghandle media sosial dan desain grafis.

Diakuinya, pemasarannya memang masih kecil. Namun ke depannya Purnama optimitistis bisa mendapatkan lebih banyak pelanggan dan mengakses lebih banyak wilayah penjualan. 

Bagi Purnama membuka usaha memang benar-benar membutuhkan modal, namun lebih dari itu kata dia, mau bekerja keras, mau belajar dan memiliki tekat yang kuat jauh lebih penting jika memang ingin berkembang.

"Intinya jika memang mau jadi orang maju yah memang harus banyak belajar, jangan pernah takut untuk mencoba semua hal termasuk membuka usaha di tengah pandemi," tutupnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.