Ramai Polemik Impor, Ternyata RI Sudah Ekspor Beras ke 20 Negara

Kompas.com - 29/03/2021, 07:04 WIB
Ilustrasi beras shutterstockIlustrasi beras

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah kegembiraan petani yang sedang melakukan panen raya di berbagai wilayah, Kementerian Pertanian merilis data adanya peluang pasar ekspor beras yang terbuka lebar bagi petani Indonesia, dengan jaminan harga yang cukup baik di pasar internasional.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan Kuntoro Boga Andri mengatakan, beras Indonesia diminati pangsa pasar negara lain. Setidaknya sejak tahun 2017, Indonesia melakukan ekspor sebesar 2.100 ton ke 5 negara tujuan, yakni Belanda, Amerika Serikat, Malaysia, Belgia, dan Bangladesh.

“Berdasarkan data IQFAST Badan Karantina Pertanian yang dihimpun di pelabuhan ekspor kita, permintaan beras kita di luar negeri cukup besar,” ucapnya melalui siaran resminya, dikutip Kompas.com, Minggu (28/3/2021).

Baca juga: Jokowi Sebut Hampir 3 Tahun Tak Impor Beras, Benarkah?

Bahkan lanjut dia, sempat mencapai total ekspor 1.400 ton pada tahun 2018 ke 14 negara, termasuk ke Jepang, Vietnam, dan China.

Selain itu Kuntoro juga mengatakan, beras dalam kategori premium atau kebutuhan khusus ini masih terbuka permintaannya, mengingat selera pasar, kebutuhan beras organik dan Horeka di luar negeri akan beras lokal asia cukup bagus.

Kuntoro menambahkan, di tahun 2019 volume ekspor beras ini mencapai 230,2 ton, dan tahun 2020 sebesar 341,1 ton.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Volumenya memang agak menurun apalagi 2020 ada hambatan pandemi covid 19, namun jumlah negara tujuan ekspor bertambah hingga 20 negara di dunia. Ini peluang yang harus ditangkap,” tegas Kuntoro.

Baca juga: Polemik Impor Beras: Lutfi Pasang Badan, Buwas Buka-bukaan, Jokowi Angkat Suara

Bila peluang ini dapat dipacu dan negara di dunia mulai, dia menilai, bisa membuka akses pelabuhannya seperti sebelum pandemi Covid-19. Kuntoro menyakini peluangnya akan terbuka kian lebar.

Sementara terkait potensi wilayah pertanian dan kemampuan produksi tidak menjadi soal, mengingat Indonesia masih punya cukup lahan, tinggal dikelola dipenuhi kebutuhan benih khusus dan perlakuannya.

“Kami yakin peluang ekspor beras ke pasar Internasional ini akan terus terbuka dan kita mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik dan internasional. Mentan Syahrul sudah memberi arahan khusus terkait peningkatan nilai tambah dan ekspor produk pertanian kita. Tinggal kita maksimalnya potensinya,” sebut Kuntoro.

Baca juga: Disinggung Jokowi untuk Jaga-jaga, Ini Data Impor Beras Asal Thailand dan Vietnam



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.