Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/03/2021, 06:07 WIB

Maka, Shierly menyarankan, sebaiknya dana pernikahan disesuaikan dengan kemampuan keuangan pasangan atau pihak keluarga. Shierly menegaskan agar menghindari utang sebagai modal menikah.

Efek mengutang dana pernikahan akan terlihat setelah pesta. Karena, pasti kebutuhan pasca pernikahan cenderung menjadi banyak dan tidak terduga.

“Jadi, sebaiknya hindari awal kehidupan pernikahan kamu dengan menyicil utang, dan membayar bunga utang dari dana pernikahan,” tegasnya.

Baca juga: 8 Tips Hemat Menyelenggarakan Pernikahan di Masa Pandemi

Jenis investasi yang cocok untuk persiapan dana menikah

Shierly mengatakn, jika merencanakan untuk menikah dalam jangka pendek atau kurang dari setahun, maka sebaiknya berinvestasi di instrumen yang rendah risiko dan likuid.

Misalnya, deposito atau reksa dana pasar uang. Mengapa dua produk ini menjadi pilihan? Karena biasanya dalam persiapan dana menikah, ada beberapa biaya yang dibayar DP atau beberapa kali cicilan.

Jika aset investasi tersebut likuid, dananya akan mudah ditarik untuk bayar biaya menikah.

Juga perlu ditempatkan di aset rendah risiko, agar nanti dananya tidak mengalami kerugian yang besar seandainya kondisi perekonomian sedang fluktuatif.

Berbeda jika rencana menikahnya dalam jangka menengah, atau antara satu sampai tiga tahun, maka bisa berinvestasi di produk dengan risikonya moderat. Misalnya, di reksa dana pendapatan tetap atau P2P Lending.

Lainnya, jika rencana menikah berada dalam jangka panjang, atau lebih dari tiga tahun, maka bisa berinvestasi dengan risiko agresif. Misalnya, reksa dana campuran, reksa dana saham, ataupun saham.

Baca juga: Terbuka soal Keuangan Pribadi dengan Pasangan Sebelum Menikah, Perlukah?

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mentan SYL Pastikan Kebutuhan Beras Untuk DKI Jakarta dan Nasional Aman

Mentan SYL Pastikan Kebutuhan Beras Untuk DKI Jakarta dan Nasional Aman

Whats New
Rawan Rugi, Swasta Masih Ogah Lirik Bisnis Angkutan Darat Perintis

Rawan Rugi, Swasta Masih Ogah Lirik Bisnis Angkutan Darat Perintis

Whats New
Cegah Skandal Gautam Adani Terjadi di Indonesia, BEI Antisipasi Praktik 'Saham Gorengan'

Cegah Skandal Gautam Adani Terjadi di Indonesia, BEI Antisipasi Praktik "Saham Gorengan"

Whats New
BMRI Bakal 'Stock Split' Saham, Simak Jadwal Pelaksanaannya

BMRI Bakal "Stock Split" Saham, Simak Jadwal Pelaksanaannya

Earn Smart
PTPN Group Pecah Rekor, Cetak Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah

PTPN Group Pecah Rekor, Cetak Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah

Whats New
Disentil Jokowi Soal NIM Perbankan Tinggi, OJK: Pak Presiden Khawatir Suku Bunga yang Dipatok Terlalu Tinggi

Disentil Jokowi Soal NIM Perbankan Tinggi, OJK: Pak Presiden Khawatir Suku Bunga yang Dipatok Terlalu Tinggi

Whats New
Waspada, Ini Daftar 50 Pinjol Ilegal yang Dirilis SWI

Waspada, Ini Daftar 50 Pinjol Ilegal yang Dirilis SWI

Whats New
Apple Masih Bertahan dI Tengah Badai PHK Big Tech, Apa Rahasianya?

Apple Masih Bertahan dI Tengah Badai PHK Big Tech, Apa Rahasianya?

Whats New
Daftar 12 Perusahaan Teknologi Dunia yang PHK Massal Karyawannya pada 2023

Daftar 12 Perusahaan Teknologi Dunia yang PHK Massal Karyawannya pada 2023

Whats New
Gua Digital Resmi Bergabung dengan Group Capella Digicrats

Gua Digital Resmi Bergabung dengan Group Capella Digicrats

Rilis
Cara Dapatkan Diskon Tiket Kereta Api 10 Persen untuk Dosen, Tenaga Pendidik, dan Alumni ITS

Cara Dapatkan Diskon Tiket Kereta Api 10 Persen untuk Dosen, Tenaga Pendidik, dan Alumni ITS

Spend Smart
Pesawat Susi Air Diduga Dibakar, Kemenhub: TNI AU akan Membantu Observasi Keadaan di Paro

Pesawat Susi Air Diduga Dibakar, Kemenhub: TNI AU akan Membantu Observasi Keadaan di Paro

Whats New
Mengenal Low Tuck Kwong, Pengusaha Batu Bara dengan Nilai Kekayaan Rp 401 Triliun

Mengenal Low Tuck Kwong, Pengusaha Batu Bara dengan Nilai Kekayaan Rp 401 Triliun

Whats New
BUMN PT KIW Buka 7 Lowongan Kerja, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

BUMN PT KIW Buka 7 Lowongan Kerja, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

Work Smart
Lowongan Kerja BUMN Virama Karya, Ini Persyaratan dan Posisinya

Lowongan Kerja BUMN Virama Karya, Ini Persyaratan dan Posisinya

Work Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+