Airlangga: Pemerintah Akan Mengakselerasi Vaksinasi untuk Pulihkan Kepercayaan Publik

Kompas.com - 30/03/2021, 13:59 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (20/3/2020). ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDIMenko Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (20/3/2020).
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 akan terus dipercepat.

Dengan demikian, masyarakat bisa dengan lebih leluasa melaksanakan kegiatan sosial dan ekonomi.

"Pemerintah akan terus mengakselerasi pelaksanaan vaksinasi untuk memulihkan kepercayaan publik," ujarnya dalam forum diskusi publik Transformasi Ekonomi: Optimalisasi UU Cipta Kerja sebagai Strategi Utama Akselerasi Investasi Indonesia, Selasa (30/3/2021).

Ia mengungkapkan, hingga 28 Maret 2021, jumlah realisasi vaksinasi telah mencapai 10,49 juta dosis.

Jumlah tersebut terdiri atas 7,25 juta dosis vaksin untuk masyarakat yang menerima dosis pertama, dan 3,24 dosis untuk masyarakat yang menerima vaksin dosis kedua.

"Pelaksanaan ini akan terus diupayakan agar herd immunity atau kekebalan kelompok bisa tercapai dalam satu tahun," kata Airlangga

Baca juga: OJK Minta Restu DPR untuk Gunakan Anggaran Sisa Rp 11,6 Miliar

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di sisi lain, pemerintah juga melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro yang menurutnya telah mampu menekan angka Covid-19.

Selain itu, pemerintah juga melanjutkan program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) yang tahun ini anggarannya mencapai Rp 699,43 triliun.

Baca juga: Deposito Nasabah Raib Rp 56 Miliar, Ini Tanggapan Bank Mega

Anggaran tersebut meningkat jika dibandingkan dengan realisasi PEN tahun lalu yang mencapai Rp 579,78 triliun.

Ketua Umum Partai Golkar tersebut optimistis, beragam upaya pemerintah tersebut mampu mempercepat proses pemilihan ekonomi di dalam negeri.

Ia mengatakan, salah satu indikator pemulihan ekonomi mulai terlihat dari indeks manufaktur atau Purchasing Managers Index (PMI) Indonesia yang berada di level ekspansi atau 50,9 pada Februari 2021.

“Kemudian realisasi investasi dan penyaluran KUR 2020 lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, proporsi keuangan masyarakat terhadap simpanan terus meningkat, dan IHSG dan nilai tukar rupiah kembali ke level prapandemi,” kata Airlangga.

Baca juga: Baru Melantai di Bursa, Saham Perusahaan Komputer Zyrex Langsung Auto Reject

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.