Kasus Deposito Raib Rp 56 Miliar, Pakar Hukum: Ada Kewajiban Bank Mega Ganti Dana Nasabah

Kompas.com - 30/03/2021, 18:40 WIB
Ilustrasi: Bank Mega Cheppy A. Muchlis/KONTANIlustrasi: Bank Mega

"Apalagi kalau itu (transaksinya) terjadi di jam kerja atau karena ada hubungan kerja, bahkan di tempat kerja, maka bank itu harus tanggung jawab," imbuh dia.

Sementara dalam konteks hukum pidana, lanjut Yunus, terdapat teori vicarious liability atau tanggung jawab pengganti. Teori ini banyak digunakan dalam kasus-kasus korporasi.

"Jadi selama ada konteks hubungan kerja antara orang-orang yang bermain di bank itu, dalam ruang lingkung banknya, sebenarnya bank jelas harus bertanggung jawab," tegasnya.

Yunus menilai, pengembalian dana nasabah yang raib baiknya dilakukan bank bahkan sebelum kasus hukum para oknum tersebut rampung. Sebab, semakin lama peggantian dana dilakukan maka akan semakin merusak kepercayaan masyarakat terhadap Bank Mega.

Ia bilang, hal ini penting sebab sebagai lembaga jasa keuangan, bank memang harus membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat.

"Kalau bank-nya sadar mau jaga reputasi, seharusnya sebelum menunggu di gugat, ramai dibicarakan, atau dilaporkan pidana, lebih baik bank kalau menyadari pegawainya memang bermain, yah bayar saja (ganti rugi uang nasabah)," paparnya.

Lanjut Yunus, seiring dengan dilakukan pengembalian dana nasabah, maka bank bisa membawa para oknum pegawai yang membuat kerugian itu ke ranah hukum. Nantinya aset-aset oknum bisa diambil bank untuk mengganti rugi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi nanti mungkin bank bisa dapat penggantian kalau ada aset-aset tersangaka yang dirampas, untuk dikembalikan ke pihak yang berhak, dalam hal ini ke bank yang dirugikan, karena kan bank sudah mengganti dana nasabah," pungkas Yunus.

Baca juga: Ini 6 Langkah BI Atasi Fraud di Sektor Keuangan

Sebelumnya, kasus yang mencuat pada Februari 2021 pada awalnya hanya melibatkan 9 nasabah. Kuasa hukumnya, Munnie Yasmin dan Mila Tayeb Sedana menyatakan kerugian sembilan nasabah itu berkisar Rp 33,45 miliar.

Kini pengaduan raibnya dana deposito di Bank Mega bertambah 5 nasabah. Kuasa Hukum 5 nasabah itu, Suryatin Lijaya S.H melaporkan kasus serupa dengan total kerugian mencapai Rp 23 miliar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.