IHSG Turun 1,78 Persen di Sesi I, Saham-saham Ini Banyak Dilepas Asing

Kompas.com - 31/03/2021, 12:53 WIB
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAKaryawan melintas di dekat layar pergerakan saham saat merebaknya wabah Covid-19 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (28/4/2020).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (31/3/2021). Demikian juga dengan rupiah yang makin ambles di pasar spot.

Melansir RTI, IHSG di sesi I turun 1,78 persen atau 107,9 poin di level 5.963,46. Siang ini total transaksi tercatat sebesar Rp 5,29 triliun dengan volume 7.66 miliar. Net sell asing siang ini sebesar Rp 373,75 miliar di seluruh pasar.

Sektor basic industri menyumbang pelemahan IHSG tertinggi sebesar 3 persen, sector finance 2,2 persen, manufaktur 2 persen, properti 1,9 persen, dan aneka industri 1,8 persen.

Siang ini, asing mencatatkan jual bersih tertinggi pasa saham Bank BCA (BBCA) sebesar Rp 186,6 miliar. Harga saham BBCA siang ini turun 2,58 persen di level Rp 31.150 per saham.

Asing juga banyak melego saham Bank BRI (BBRI) sebesar Rp 140,3 miliar. Harga saham BBRI melemah 2,67 persen di level Rp 4.380 per saham.

Selanjutnya, Astra International (ASII) juga dilepas asing sebesar Rp 44,2 miliar. ASII siang ini terkoreksi 2,3 persen di level Rp 5.275 per saham.

Baca juga: Naik Pesat di Hari Terakhir, Wajib Pajak Orang Pribadi yang Lapor SPT Capai 10,23 Juta

Sementara itu, net buy asing siang ini tertinggi pada saham Bank Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) sebesar Rp 19,2 miliar. Harga saham INKP siang ini jatuh 6,5 persen di level Rp 10.275 per saham.

Saham PT PP Persero (PTPP) juga diborong asing sebesar Rp 11,3 miliar. PTPP siang ini koreksi 0,36 persen di level Rp 1.370 per saham.

Selanjutnya, asing juga banyak beli saham Tower Bersama (TBIG) sebesar Rp 9,2 miliar. Harga TBIG siang ini turun 3,19 persen di level Rp 1.975 per saham.

Losers siang ini adalah saham Wismilak Inti Makmur (WIIM) yang meroket 5,7 persen di level Rp 895 per saham. Dilanjutkan oleh saham Erajaya Swasembada (ERAA) yang menguat 3,8 persen di posisi Rp 500 per saham. Kemudian, saham Merdeka Copper Gold (MDKA) yang naik 2,7 persen di level Rp 2.140 per saham.

Sementara itu, rupiah makin terpuruk di pasar spot. Siang ini rupiah berada di posisi Rp 14.570 per dollar AS berdasarkan Bloomberg pukul 12.09 WIB. Posisi ini melemah 90 poin atau 0,62 persen dibanding penutupan sebelumnya Rp 14.480 per dollar AS.

Baca juga: BEI Gelar Vaksinasi Untuk Pelaku Perbankan dan Pasar Modal, Frontliner Jadi Prioritas

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohir Ajak Milenial Buka Lapangan Kerja Agar Tak Bergantung Pemerintah

Erick Thohir Ajak Milenial Buka Lapangan Kerja Agar Tak Bergantung Pemerintah

Whats New
Industri Tambak Udang di Bangka Menggeliat, Permintaan Listrik Ikut Melonjak

Industri Tambak Udang di Bangka Menggeliat, Permintaan Listrik Ikut Melonjak

Whats New
Di Wilayah Ini, Harga Cabai, Bawang, Daging Sapi, Ayam, dan Telur Mulai Naik

Di Wilayah Ini, Harga Cabai, Bawang, Daging Sapi, Ayam, dan Telur Mulai Naik

Whats New
Alamat BCA dan Bank Swasta Lain di Jabodebek untuk Tukar Uang Baru

Alamat BCA dan Bank Swasta Lain di Jabodebek untuk Tukar Uang Baru

Whats New
Erick Thohir Sebut Perekonomian Indonesia Mampu Tumbuh 7 Persen, ini Alasannya

Erick Thohir Sebut Perekonomian Indonesia Mampu Tumbuh 7 Persen, ini Alasannya

Whats New
Erick Thohir: Apartement untuk Generasi Milenial akan Segera Hadir

Erick Thohir: Apartement untuk Generasi Milenial akan Segera Hadir

Whats New
Banyak Negara Batasi Ekspor Vaksin Covid-19, Erick Thohir Fokus Pengadaan dari Dalam Negeri

Banyak Negara Batasi Ekspor Vaksin Covid-19, Erick Thohir Fokus Pengadaan dari Dalam Negeri

Whats New
Dua Kandidat Utama Pengelola TMII, Taman Wisata Candi yang Terkuat

Dua Kandidat Utama Pengelola TMII, Taman Wisata Candi yang Terkuat

Whats New
Baru Diblokir, Website Baru Binomo Sudah Muncul Lagi

Baru Diblokir, Website Baru Binomo Sudah Muncul Lagi

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Berburu Takjil Berbuka | Tantangan Berpuasa di Eropa | Referensi Menu Berbuka

[POPULER DI KOMPASIANA] Berburu Takjil Berbuka | Tantangan Berpuasa di Eropa | Referensi Menu Berbuka

Rilis
Visi Bisnis Gojek dan Tokopedia, Visi Anda Apa?

Visi Bisnis Gojek dan Tokopedia, Visi Anda Apa?

Whats New
Kalahkan Jeff Bezos, Elon Musk Menangkan Kontrak Bangun Roket dari NASA

Kalahkan Jeff Bezos, Elon Musk Menangkan Kontrak Bangun Roket dari NASA

Whats New
Proses Perizinan dan Pengadaan Lahan Habiskan 50 Persen Total Waktu Pengembangan Hulu Migas

Proses Perizinan dan Pengadaan Lahan Habiskan 50 Persen Total Waktu Pengembangan Hulu Migas

Whats New
Lokasi Tukar Uang untuk Lebaran Wilayah Jabodebek di BTN dan Mandiri

Lokasi Tukar Uang untuk Lebaran Wilayah Jabodebek di BTN dan Mandiri

Whats New
Para Komisaris BUMN Waskita: Eks Kapolri, Jaksa, hingga Relawan Jokowi

Para Komisaris BUMN Waskita: Eks Kapolri, Jaksa, hingga Relawan Jokowi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X