Bank Mandiri Salurkan Tali Asih dari Kemensos untuk 26.000 Tagana

Kompas.com - 31/03/2021, 15:20 WIB
Ilustrasi Bank Mandiri. Rafapress/SHUTTERSTOCKIlustrasi Bank Mandiri.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyalurkan insentif tali asih dari Kementerian Sosial kepada 26.000 Relawan Tenaga Siaga Bencana (Tagana) melalui rekening Mandiri kartu debit.

Diharapkan insentif tali asih ini dapat meningkatkan motivasi dan kesiagaan relawan Tagana yang tersebar di seluruh Indonesia dalam memberikan bantuan darurat kepada korban bencana.

Penyaluran secara simbolis dilakukan dalam peringatan HUT Tagana ke-17 Tahun Bakti Sosial dan Jambore Nasional Tahun 2021 di Plaza Pantai Timur Pengandaran yang dihadiri Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Baca juga: Kebut Penyaluran, Kemensos Targetkan 17 Juta Keluarga Terima BPNT hingga Akhir Maret

Sesuai alokasi yang ditentukan Kementerian Sosial, Bank Mandiri menyalurkan insentif Tali Asih Tagana sebesar Rp 250.000 per bulan atau sebesar total Rp 78 miliar per tahun kepada 26.000 rekening.

Menurut Vice President Bank Mandiri Puri Ranti, penyaluran insentif tali asih kepada Relawan Tagana ini dilatarbelakangi oleh keinginan perseroan sebagai perusahaan BUMN untuk terus hadir bagi Tanah Air melalui berbagai kontribusi layanan finansial untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Untuk itu kami akan menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan untuk memastikan proses penyaluran insentif tali kasih ini bisa berjalan lancar,” kata Puri Ranti dalam keterangan resminya, Rabu (31/3/2021).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 23 Orang Telantar di Jakarta Diberi Keterampilan dan Rusunawa oleh Kemensos

Dia menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan kartu debit bercip yang telah didaftarkan untuk setiap relawan. Nantinya, penyaluran insentif ini akan dikredit secara langsung ke rekening Mandiri relawan.

“Kerjasama ini juga akan berdampak positif bagi para relawan karena mereka bisa memperoleh akses keuangan ke produk pembiayaan dari Bank Mandiri, apalagi jika mereka juga memiliki usaha,” katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Hansel Davest Indonesia Soal Lonjakan Harga Saham

Kata Hansel Davest Indonesia Soal Lonjakan Harga Saham

Whats New
Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
Berawal dari Kekhawatiran, 2 Startup Ini Kembangkan Produk untuk Berdayakan UMKM Indonesia

Berawal dari Kekhawatiran, 2 Startup Ini Kembangkan Produk untuk Berdayakan UMKM Indonesia

Work Smart
AS, Filipina, dan India Sumbang Surplus Neraca Perdagangan RI pada Mei 2021

AS, Filipina, dan India Sumbang Surplus Neraca Perdagangan RI pada Mei 2021

Whats New
Turun Rp 12.000, Simak Rincian Harga Emas Batangan Antam Hari Ini

Turun Rp 12.000, Simak Rincian Harga Emas Batangan Antam Hari Ini

Whats New
Bisnis Konvensional Perlu Beradaptasi dengan Digital, Ini Alasannya

Bisnis Konvensional Perlu Beradaptasi dengan Digital, Ini Alasannya

Rilis
Menangkal Ancaman Masa Depan Bisnis Penerbangan Indonesia

Menangkal Ancaman Masa Depan Bisnis Penerbangan Indonesia

Whats New
Gara-gara Sinyal The Fed, Dana Rp 144 Triliun Kabur dari Negara Berkembang Asia

Gara-gara Sinyal The Fed, Dana Rp 144 Triliun Kabur dari Negara Berkembang Asia

Whats New
Sejarah Coca-Cola, Bermula dari Minuman Obat Racikan Apoteker

Sejarah Coca-Cola, Bermula dari Minuman Obat Racikan Apoteker

Whats New
Manajemen BATA Tepis Isu PHK Besar-Besaran hingga Kembali Tutupnya Gerai

Manajemen BATA Tepis Isu PHK Besar-Besaran hingga Kembali Tutupnya Gerai

Whats New
Wall Street Melemah Terseret Proyeksi The Fed atas Kenaikan Suku Bunga 2023

Wall Street Melemah Terseret Proyeksi The Fed atas Kenaikan Suku Bunga 2023

Whats New
Ini Strategi BNI Genjot Penyaluran Kredit di Masa Pandemi

Ini Strategi BNI Genjot Penyaluran Kredit di Masa Pandemi

Whats New
[POPULER MONEY] Rekrutmen ASN Sebelum 30 Juni | Kapitalisasi Pasar Coca-Cola Menguap Rp 56,8 Triliun

[POPULER MONEY] Rekrutmen ASN Sebelum 30 Juni | Kapitalisasi Pasar Coca-Cola Menguap Rp 56,8 Triliun

Whats New
Bakal IPO Pertengahan Agustus, Bukalapak Targetkan Dana Rp 11,2 Triliun

Bakal IPO Pertengahan Agustus, Bukalapak Targetkan Dana Rp 11,2 Triliun

Whats New
Status PKPU Telah Dicabut, Dirut BATA: Sifatnya Utang Bisnis, Itu Normal

Status PKPU Telah Dicabut, Dirut BATA: Sifatnya Utang Bisnis, Itu Normal

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X