Keran Wisman Bakal Dibuka Juni, Sandiaga Bertemu Pelaku Pariwisata di Bali

Kompas.com - 31/03/2021, 18:09 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/3/2021). Rapat tersebut membahas dampak pemotongan anggaran APBN TA 2021, sebesar Rp300 miliar sesuai Raker pada 26 Januari 2021 serta membahas isu-isu strategis pariwisata dan ekraf seperti hibah pariwisata, perkembangan peraturan turunan UU Ekraf, konsep destinasi wisata terintegrasi dengan destinasi prioritas dan super prioritas. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/3/2021). Rapat tersebut membahas dampak pemotongan anggaran APBN TA 2021, sebesar Rp300 miliar sesuai Raker pada 26 Januari 2021 serta membahas isu-isu strategis pariwisata dan ekraf seperti hibah pariwisata, perkembangan peraturan turunan UU Ekraf, konsep destinasi wisata terintegrasi dengan destinasi prioritas dan super prioritas. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berencana membuka kembali kunjungan wisatawan mancanegara pada bulan Juni tahun ini.

Terkait hal itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno bertemu dengan sejumlah pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali, membahas persiapan pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Salah satunya rencana pemerintah dalam memperluas travel corridor arrangement. Hingga saat ini, kata dia, pihaknya masih terus mendiskusikan kemungkinan pembukaan kembali Bali lewat penerapan travel corridor arrangement dengan kementerian dan lembaga terkait.

Baca juga: Minat Bisnis Homestay? Simak Kunci Sukses dari Sandiaga Uno

"Kami menerima banyak sekali masukan dan rencananya ini akan kita gunakan untuk mempersiapkan pembukaan Bali kembali pada bulan Juni dan Juli," katanya melalui keterangan tertulis resminya, Rabu (31/3/2021).

"Komunikasi terakhir saya dengan Ibu Menlu bahwa proses ini akan terus difinalisasi dan hasilnya akan kita bawa ke Bapak Presiden untuk diambil keputusan finalnya," sambung Sandiaga.

Untuk mempersiapkan hal tersebut, pemerintah mengambil sejumlah langkah strategis untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di antaranya adalah penyiapan TCA, penyiapan produk wisata dan zona hijau, penyiapan protokol kesehatan Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE), juga percepatan vaksinasi pelaku wisata dan ekonomi kreatif.

"Tentunya keputusan untuk meniadakan mudik adalah salah satu keputusan untuk menyiapkan agar angka penyebaran Covid-19 dapat ditekan. Sehingga kita bisa mencapai situasi prakondisi yang diperlukan dalam rangka mendukung rencana perluasan travel corridor arrangement untuk membuka pariwisata Bali bagi wisatawan mancanegara pada bulan Juni dan Juli mendatang," ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Putu Astawa mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh Kemenparekraf untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di daerahnya.

"Kita butuh kolaborasi dan Bapak Menteri telah mengambil langkah-langkah strategis. Mulai dari hadir dengan Bapak Presiden meninjau proses vaksinasi, menyiapkan CHSE kita, lalu juga mengkoordinasikan dengan para menteri. Itu semua dilakukan demi insan-insan pariwisata di Bali," kata I Putu Astawa.

Baca juga: Larangan Mudik 2021, Sandiaga: Akan Berdampak Besar terhadap Industri Pariwisata



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X