KILAS

Pembangunan Bifrost Jadi Bukti Nyata TelkomGroup Jaga Kedaulatan NKRI

Kompas.com - 31/03/2021, 20:47 WIB
Sistem komunikasi kabel laut (SKKL) atau Bifrost adalah proyek Telkom melalui Telin, bersama Keppel T&T melalui anak perusahaannya Keppel Midgard Holdings Pte. Ltd. (KMH) dan Facebook. DOK. Humas Telkom Sistem komunikasi kabel laut (SKKL) atau Bifrost adalah proyek Telkom melalui Telin, bersama Keppel T&T melalui anak perusahaannya Keppel Midgard Holdings Pte. Ltd. (KMH) dan Facebook.

Tak hanya itu, Bifrost juga dilabeli teknologi canggih dan terkini, serta memiliki kapasitas terbesar yang melintas di Asia Pasifik.

Komitmen kembangkan infrastruktur digital

Selain bukti nyata, pembangunan SKKL Bifrost menunjukkan komitmen TelkomGroup dalam mengembangkan infrastruktur digital. Hal ini guna mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Baca juga: Amerika Serikat Kabulkan Permintaan Google Manfaatkan Kabel Laut AS-Asia

TelkomGroup berharap, kehadiran SKKL Bifrost dapat memperkuat konektivitas global Indonesia dengan kapasitas besar dan teknologi terkini.

Dengan teknologi mumpuni, maka Bifrost mampu memenuhi kebutuhan bandwidth internet dari Indonesia yang sangat besar.

Selain itu, Bifrost diharapkan menambah keandalan sistem kabel laut internasional, khususnya untuk rute ke Amerika.

TelkomGroup menyatakan, SKKL Bifrost juga disiapkan branching unit (BU) ke arah Balikpapan dan Manado.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sambut Tahun Baru 2021, TelkomGroup Pastikan Kesiapan Jaringan dan Infrastruktur

Branching unit tersebut bermanfaat untuk mengantisipasi kebutuhan infrastruktur di rencana Ibu Kota baru dan juga Kawasan Timur Indonesia.

Sebelumnya, Telin sudah membangun kabel laut Indonesia Global Gateway (IGG) dan kabel Southeast Asia – United States (SEA-US). Kabel ini menghubungkan Singapura, Indonesia, Filipina, Guam, Hawai, dan Amerika.

Namun, melonjaknya permintaan bandwidth data global tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga menjadi tren di regional kawasan.

Terdapat beberapa pemicu dalam peningkatan permintaan kapasitas koneksi global melalui sistem kabel laut di kawasan Asia Pasifik

Baca juga: PLN Bangun Kabel Laut ke Pulau Terpencil di Lombok Barat

Pemicu tersebut, di antaranya peningkatan adopsi teknologi cloud (komputasi awan), kebutuhan streaming video resolusi tinggi, pertumbuhan yang eksponensial dalam penggunaan perangkat seluler, hingga pengembangan teknologi fifth generation (5G).

Dengan pembangunan kabel laut Bifrost, Telin menjadi salah satu pemain papan atas dalam penyediaan kabel laut di kawasan Asia Pasifik.

TelkomGroup menjelaskan, Telin saat ini telah mengoperasikan berbagai kabel laut Internasional seperti Thailand-Indonesia-Singapore (TIS), Dumai-Malaka Cable System (DMCS), Asia-America Gateway (AAG), South East Asia Japan Cable (SJC), South East Asia-Middle East-West Europe (SEA-ME-WE) 5, IGG, dan SEA-US Cable.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.