Bank Sentral Eropa Bakal Miliki Mata Uang Digital dalam Waktu Empat Tahun

Kompas.com - 01/04/2021, 11:15 WIB
Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde memberikan keterangan pers terkait  Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Bali International Convention Center, Kawasan Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10). 
ANTARA FOTO/WISNU WIDIANTORODirektur Pelaksana IMF Christine Lagarde memberikan keterangan pers terkait Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Bali International Convention Center, Kawasan Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde mengatakan institusi yang ia pimpin kemungkinan bakal meluncurkan mata uang digital dalam empat tahun terakir.

Dilansir dari Bloomberg, Kamis (1/4/2021), hal tersebut bisa terlaksana bila pembuat kebijakan lain di kawasan Uni Eropa bersedia untuk memberikan lampu hijau untuk proyek tersebut pada musim panas ini.

"Kami perlu memastikan bahwa kami melakukan dengan benar, dan kami menjanjikan ini untuk penduduk Eropa," ujar Lagarde kepada Bloomberg TV dalam sebuah wawancara.

Baca juga: Simak, Ini Bocoran Mata Uang Digital Bank Sentral dari BI

"Keseluruhan prosesnya, mari berpikir realistis terkait hal itu, berdasarkan perkiraan saya akan memakan waktu sektiar empat tahun, atau mungkin sedikit lebih lama," jelas dia.

ECB dalam waktu dekat bakal mengeluarkan analisis atas 8.000 tanggapan yang mereka terima terkait proses konsultasi publik mengenai potensi peluncuran mata uang digital bank sentral.

Hasil analisis tersebut bakal diberikan ke Parlemen Eropa serta Dewan Pengurus. Hal itu akan menjadi dasar pengambilan keputusan ECB terkait keberlanjutan dari proses eksperimen mata uang digital tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lagarde mengatakan, langkah berikutnya bakal diambil dalam jangka waktu enam bulan setelahnya.

Baca juga: Mata Uang Digital Dogecoin Melejit 800 Persen akibat Forum Reddit

"Ini merupakan perubahan mendasar sekaligus upaya teknis (yang dilakukan bank sentral)," ujar Lagarde.

"Kami perlu memastikan bahwa kami tidak merusak sistem apapun, tetapi untuk menyempurnakan sistem," ujar dia.

Lagarde menambahkan, di tengah peluncuran mata uang digital tersebut, uang fiat atau tunai masih akan tersedia. Ia juga mengatakan bakal melihat proses peluncuran mata uang digital yang dilakukan oleh bank sentral Bahamas yang disebut dengan Sand Dollar.

Beberapa bank sentral lain di dunia, seperti People Bank of China (PBoC), serta The Federal Reserve Amerika Serikat juga diketahui tengah dalam proses pengembangan mata uang digital.



Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X