Kompas.com - 01/04/2021, 11:38 WIB
Ilustrasi pasar tradisional shutterstock.comIlustrasi pasar tradisional

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat inflasi di Maret 2021 sebesar 0,08 persen. Realisasi infalsi tersebut lebih rendah bila dibandingkan periode Februari lalu yang sebesar 0,10 persen.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto menjelaskan, inflasi yang terjadi di bulan Maret didorong oleh kenaikan harga makanan, minuman, dan sembako yang memberikan andil terhadap inflasi sebesar 0,1 persen.

"Sementara transportasi, perawatan pribadi, ini menahan inflasi kita dengan memberikan andil 0,03 persen dan perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,01 persen," ujar Setianto ketika memberikan keterangan pers secara virtual, Kamis (1/4/2021).

Baca juga: Sepekan Modal Asing Rp 7,83 T Kabur dari RI, Cabai Rawit Terus Sumbang Inflasi

Setianto menjelaskan, dengan angka inflasi Maret tersebut, maka tingkat inflasi tahun kalender dari Januari ke Maret 2021 sebesar 0,44 persen. Sedangkan inflasi dari tahun ke tahun, atau Maret 2021 terhadap Maret 2020 sebesar 1,37 persen.

Ia mengatakan, data inflasi tersebut dikupulkan dari 90 kota Indeks Harga Konsumen (IHK).

"Dengan 58 kota mengalami inflasi dan 32 kota deflasi," jelas Setianto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk kota yang mengalami inflasi tertinggi yakni Jayapura 1,07 persen sementara inflasi terendah di Tangerang dan Banjarmasin masing-masing sebesar 0,01 persen.

Sementara dari 32 kota yang mengalami deflasi, yang tertinggi terjadi di Baubau dengan deflasi sebesar -0,99 persen.

"Yang terendah deflasi di Palopo -0,01 persen," ujar Setianto.

Baca juga: Apa Itu Inflasi: Pengertian, Penyebab, Dampak, dan Perhitungannya



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelamar CPNS Tak Lolos Passing Grade, BKN: Jangan Patah Semangat

Pelamar CPNS Tak Lolos Passing Grade, BKN: Jangan Patah Semangat

Work Smart
Ditinjau Menhub, Ini Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai

Ditinjau Menhub, Ini Penyesuaian Jalur KRL di Stasiun Manggarai

Whats New
Kementan Pastikan Stok Jagung Aman, Capai 2,75 Juta Ton hingga 20 September 2021

Kementan Pastikan Stok Jagung Aman, Capai 2,75 Juta Ton hingga 20 September 2021

Whats New
 Syarat Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BNI Online

Syarat Setoran Awal dan Cara Buka Rekening BNI Online

Spend Smart
Menhub: Jalur Layang di Stasiun Manggarai Bisa Buat Perjalanan KRL Semakin Efisien

Menhub: Jalur Layang di Stasiun Manggarai Bisa Buat Perjalanan KRL Semakin Efisien

Whats New
Penerimaan Cukai Hasil Tembakau Naik 17,8 Persen Pada Agustus 2021

Penerimaan Cukai Hasil Tembakau Naik 17,8 Persen Pada Agustus 2021

Whats New
Traveloka-Garuda Tawarkan Promo Tiket Pesawat, Diskon Hingga 38 Persen

Traveloka-Garuda Tawarkan Promo Tiket Pesawat, Diskon Hingga 38 Persen

Rilis
Cara Isi Saldo LinkAja Lewat Alfamart, ATM BRI, dan Bank Mandiri

Cara Isi Saldo LinkAja Lewat Alfamart, ATM BRI, dan Bank Mandiri

Spend Smart
Dekat Jembatan Merah Youtefa, Intip Penampakan Arena Dayung PON Papua

Dekat Jembatan Merah Youtefa, Intip Penampakan Arena Dayung PON Papua

Whats New
4 Sektor Usaha Ini Berpotensi Jadi Penyumbang Shortfall Tahun 2021

4 Sektor Usaha Ini Berpotensi Jadi Penyumbang Shortfall Tahun 2021

Whats New
Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online, Tanpa Perlu ke Kantor Cabang

Cara Buka Rekening Bank Mandiri Online, Tanpa Perlu ke Kantor Cabang

Whats New
Kembangkan Semen Ramah Lingkungan, Produsen Semen Merah Putih Gandeng GRP

Kembangkan Semen Ramah Lingkungan, Produsen Semen Merah Putih Gandeng GRP

Whats New
Ini Dampak Krisis Evergrande Bagi China, AS, hingga Eropa

Ini Dampak Krisis Evergrande Bagi China, AS, hingga Eropa

Whats New
Pandemi Covid-19, Perumnas Gelar Akad KPR Secara Drive Thru

Pandemi Covid-19, Perumnas Gelar Akad KPR Secara Drive Thru

Rilis
Masa Puncak Panen Tiba, Kementan Pastikan Stok Jagung Cukup Untuk 3 Bulan ke Depan

Masa Puncak Panen Tiba, Kementan Pastikan Stok Jagung Cukup Untuk 3 Bulan ke Depan

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.