Lagi, KKP Tenggelamkan 10 Kapal Maling Ikan di Laut Natuna Utara

Kompas.com - 01/04/2021, 15:24 WIB
Penenggelaman 10 Kapal Illegal Fishing Berbendera Vietnam di WPP-NRI 711 Laut Natuna Utara oleh KKP dan Kejaksaan RI. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar dan diberi pemberat hingga tenggelam Dok. KKPPenenggelaman 10 Kapal Illegal Fishing Berbendera Vietnam di WPP-NRI 711 Laut Natuna Utara oleh KKP dan Kejaksaan RI. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar dan diberi pemberat hingga tenggelam

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Kejaksaan Republik Indonesia kembali menenggelamkan 10 kapal maling ikan (illegal fishing) di perairan Laut Natuna Utara.

Eksekusi penenggelaman terhadap 10 kapal tersebut dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Natuna dan Kejaksaan Negeri Karimun.

“Pemusnahan kapal pelaku illegal fishing ini menunjukkan komitmen Pemerintah Indonesia untuk terus melawan pelanggaran illegal, unreported, and unregulated (IUU) fishing di Indonesia," kata Sekretaris Jenderal KKP sekaligus Plt. Direktur Jenderal PSDKP, Antam Novambar dalam siaran pers, Kamis (1/4/2021).

Baca juga: KKP Minta Polri Awasi Pelaku dan Jalur Kirim Benih Lobster

Adapun 10 kapal maling ikan yang ditenggelamkan adalah, KNF 7788 TS, BV 92570 TS, BV 93160 TS, BV 92468 TS, BV 92467 TS, BV 8909 TS, BV 92778 TS, KG 91526 TS, KG 93811 TS, dan KG 93012 TS.

Kesepuluh kapal ikan berbendera Vietnam tersebut ditangkap di perairan WPP-NRI 711 Laut Natuna Utara.

Kepala Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan Agung, Erlan Suherlan menambahkan, dari 10 kapal asing yang dimusnahkan, 8 di antaranya merupakan barang bukti yang perkaranya ditangani penuntut umum Kejaksaan Negeri Natuna.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara 2 kapal sisanya merupakan barang bukti perkara dalam perkara perikanan yang ditangani Kejaksaaan Negeri Karimun.

“Kami sebagai eksekutor putusan pengadilan, tentu mendukung langkah-langkah pemberantasan illegal fishing di perairan Indonesia,” ujar Erlan.

Baca juga: KKP Gagalkan Pengiriman 375,5 Kg Ikan Hiu dan Pari yang Dilindungi

Kesepuluh kapal tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar dan diberi pemberat agar tenggelam.

Dengan cara tersebut diharapkan dampak negatif terhadap lingkungan perairan sekitar dapat diminimalisir.

Pemusnahan 10 kapal illegal fishing ini menambah panjang daftar kapal pencuri ikan yang dimusnahkan pada tahun 2021. 

Tercatat, KKP dan Kejaksaan RI telah memusnahkan 26 kapal ikan asing ilegal di Batam, Aceh, Pontianak, dan Natuna.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.