Realisasi Wakaf Uang Masih Kecil, Kemenkeu: Masih Jauh di Bawah Potensinya

Kompas.com - 01/04/2021, 19:36 WIB
Teknologi digital dapat menjadi jembatan untuk mengakselerasi pengembangan wakaf Dok. ShutterstockTeknologi digital dapat menjadi jembatan untuk mengakselerasi pengembangan wakaf

JAKARTA, KOMPAS.com - Penasihat Menteri Keuangan Bidang Ekonomi dan Keuangan Syariah, Halim Alamsyah menyebut, wakaf uang di Indonesia masih sangat kecil.

Tercatat, pada tahun 2020, wakaf uang baru mencapai Rp 391 miliar.

Perbedaannya kontras dengan nominal zakat yang berhasil terkumpul, yakni Rp 10,2 triliun pada tahun yang sama.

Baca juga: Wapres soal Wakaf Uang: Yang Penting Bukan Fisiknya, tapi Manfaatnya

"Jadi angka ini sebenarnya tidak terlalu menggembirakan, masih jauh di bawah potensinya. Pastinya masih banyak ruang untuk pengembangan sebagai pembiayaan sosial di Indonesia," kata Halim dalam webinar Core Indonesia secara virtual, Kamis (1/4/2021)

Halim menuturkan, hal itu sedikit banyak tak lepas dari peranan ekonomi dan keuangan syariah dalam perekonomian secara keseluruhan masih sangat buncit.

Tercatat pangsa pasar ekonomi syariah saja baru sekitar 9,9 persen dari total aset keuangan dalam perekonomian.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sebanyak 9,5 persen pangsa pasar berasal dari sektor perbankan, padahal Indonesia merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia," ucap Halim.

Karena pangsa pasarnya masih besar, pemerintah lalu berinisiatif memperkenalkan cash wakaf link sukuk pada Maret 2020.

Baca juga: Badan Wakaf Ingin Sebagian Dana CSR BUMN Dialihkan Jadi Wakaf

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Badan Wakaf Indonesia.

Wakaf uang ini nantinya dikumpulkan melalui Badan Wakaf Indonesia sebagai nadzir.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X