Orang yang Sudah Divaksin Bisa Bepergian di AS Tanpa Tes dan Karantina

Kompas.com - 03/04/2021, 08:51 WIB
Para penumpang memakai masker saat menuju Concourse D di Miami International Airport pada Minggu (22/11/2020). Bandara-bandara di Amerika Serikat mencatat lonjakan penumpang jelang perayaan Thanksgiving yang jatuh pada Kamis (26/11/2020). MIAMI HERALD/DAVID SANTIAGO via APPara penumpang memakai masker saat menuju Concourse D di Miami International Airport pada Minggu (22/11/2020). Bandara-bandara di Amerika Serikat mencatat lonjakan penumpang jelang perayaan Thanksgiving yang jatuh pada Kamis (26/11/2020).

KOMPAS.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) mengumumkan, orang yang telah divaksin Covid-19 dapat bepergian dengan bebas di Negeri Paman Sam tersebut.

Bahkan, tes Covid-19 dan isolasi mandiri tak lagi diperlukan jika ingin melakukan perjalanan di AS.

Kendati demikian, para wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara tetap dianjurkan menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus corona selama dalam perjalanan di AS.

"Kakek, nenek yang divaksinasi penuh dapat terbang mengunjungi cucu mereka tanpa tes Covid-19 atau melakukan karantina sendiri. Asalkan mereka mengikuti langkah-langkah pencegahan lain yang direkomendasikan," kata direktur CDC Rochelle Walensky, dikutip dari NBC News, Sabtu (3/4/2021).

Baca juga: Cara Menabung Rp 50 Juta dengan Gaji UMP

CDC juga mengatakan, warga AS yang sudah divaksinasi tidak perlu melakukan tes Covid-19 jika ingin bepergian ke luar negeri.

Meskipun begitu, CDC mengingatkan beberapa negara tujuan mungkin memerlukan surat keterangan tes Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mengambil tindakan pencegahan untuk menghentikan penyebaran Covid-19 adalah jalan keluar dari pandemi ini," kata Walensky.

CDC berpendapat, orang yang telah divaksin Covid-19 memiliki risiko yang rendah terkena virus corona.

Walaupun begitu, CDC tetap tidak merekomendasikan bepergian lantaran meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di AS yang mencapai 62.000 orang per hari.

CDC memperkirakan akan ada 100 juta warga AS menerima vaksinasi tahap pertama. Saat ini, lebih dari 56 juta warga AS telah mendapatkan vaksinasi penuh.

Baca juga: Erick Thohir Pelajari Cara Reformasi BUMN China

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Sumber NBC News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.