Fokus Digitalisasi, BI Targetkan Transaksi Perdagangan Digital Capai Rp 337 Triliun Tahun ini

Kompas.com - 05/04/2021, 12:08 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam konferensi video di Jakarta, Jumat (17/4/2020) Dok. Bank IndonesiaGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam konferensi video di Jakarta, Jumat (17/4/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) tengah fokus mempercepat pelaksanaan digitalisasi ekonomi dan sistem keuangan nasional.

Percepatan dilakukan dengan terus mengembangkan sistem-sistem keuangan digital yang saat ini telah dimiliki oleh BI.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, pihaknya akan meluncurkan tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.

Baca juga: BI Masih Buka Peluang Turunkan Suku Bunga Acuan

Tim ini dibentuk untuk mendorong pelaksanaan digital banking, jaringan antarbank dengan financial technology (fintech), hingga penggantian sistem kliring Indonesia.

Melalui berbagai upaya tersebut, BI menargetkan pertumbuhan positif dalam berbagai indikator.

Salah satunya ialah pertumbuhan transaksi di pasar digital atau e-commerce, dari Rp 253 triliun pada 2020 menjadi Rp 337 triliun pada 2021.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Insya Allah e-commerce akan naik dari Rp 253 triliun menjadi Rp 337 triliun, atau tumubh 33 persen," kata Perry dalam pembukaan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia, Senin (5/4/2021).

Selain itu, uang elektronik juga ditargetkan mengalami pertumbuhan sebesar 32 persen, dari Rp 201 triliun pada 2020, menjadi Rp 266 pada tahun ini.

Baca juga: Konsumsi dan Investasi Masih Rendah, BI: Ini Menyebabkan Lingkaran Setan

Digital banking pun dipasangi target pertumbuhan 19 persen dari Rp 27.000 triliun, menjadi Rp 32.200 triliun pada 2021.

"Bank Indonesia berkomitmen untuk mendukung upaya-upaya bersama dalam akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan Indonesia ini," kata Perry.

Lebih lanjut Perry menjelaskan, percepatan pelaksanaan digitalisasi sistem keuangan ini selaras dengan roadmap yang telah diluncurkan BI pada 2019.

Mulai dari peluncuran QR Code Indonesia Standard hingga penggantian sistem kliring nasional.

"Banyak yang kita lakukan di Bank Indonesia untuk mendukung startegi nasional digitalisasi ekonomi dan keuangan Indonesia," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X