Kapitalisasi Aset Kripto Tembus Rp 28.000 Triliun, Dipimpin Bitcoin

Kompas.com - 06/04/2021, 10:48 WIB
Ilustrasi bitcoin, aset kripto, cryptocurrency. PEXELS/WORLDSPECTRUMIlustrasi bitcoin, aset kripto, cryptocurrency.

NEW YORK, KOMPAS.com - Total kapitalisasi pasar dari mata uang kripto menembus 2 triliun dollar AS atau Rp 28.000 triliun (kurs Rp 14.000) untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Dilansir dari Bloomberg, Selasa (6/4/2021) nilai kapitalisasi pasar tersebut meningkat dua kali lipat hanya dalam waktu dua bulan akibat peningkatan permintaan oleh pelaku dari kalangan industri.

Lonjakan kapitalisasi pasar dari aset kripto dipimpin oleh bitcoin.

Baca juga: Harga Bitcoin Tembus Rp 800 Juta, Masih Berpotensi Menguat?

Berdasarkan pelacakan 6.600 koin oleh CoinGecko, saat ini kapitalisasi pasar bitcoin mencapai lebih dari 1 triliun dollar AS.

Harga bitcoin pun telah meningkat dua kali lipat di 2021 menjadi di kisaran 58.858 dollar AS.

Adapun lima mata uang kripto lain, yakni Ether, Binance Coin, Polkadot, Tether, dan Cardano, bila dikombinasikan nilainya mencapai 422 miliar dollar AS.

Bitcoin saat ini tengah berada di atas angin lantaran investor institusi ramai-ramai masuk ke pasar kripto untuk meningkatkan kepemilikan uang tunai mereka di tengah tren suku bunga rendah yang terjadi di pasar keuangan.

Perusahaan produsen kendaraan elektronik, Tesla, telah lebih dahulu melakukan investasi mata uang kripto sebesar 1 miliar dollar AS dalam bentuk bitcoin.

Baca juga: Tertarik Investasi di Bitcoin dan Mata Uang Kripto Lainnya? Simak Dulu Tips Ini

Perusahaan pun telah menerima pembayaran atas pembelian produk mereka dengan bitcoin.

Selain itu, Morgan Stanley juga mulai mengizinkan beberapa klien terkaya mereka untuk menambahkan token kripto dalam portofolio investasi mereka.

Di sisi lain, beberapa perusahaan penyedia jasa pembayaran seperti Mastercard dan PayPal mulai mengambil langkah untuk menggunakan bitcoin dalam ekosistem pembayaran mereka.

Untuk diketahui, harga bitcoin mengalami penguatan pada perdagangan Senin (6/4/2021) lantaran Grayscale Bitcoin Trust, yang merupakan perusahaan institusi terbesar yang memegang mata uang kripto, menyatakan berencana mengubah dana bitcoin yang selama ini mereka miliki untuk bisa diperdagangkan di bursa atau exchange traded fund (ETF).

Secara keseluruhan, saat ini Grayscale memiliki 34 miliar dollar AS dana dalam bentuk bitcoin.

Baca juga: Mengenal Ethereum, Uang Kripto Selain Bitcoin yang Harganya Terus “Meroket”

Sebelumnya, Coinbase Global, salah satu platform jual beli mata uang kripto terbesar di Amerika Serikat juga menyatakan rencana mereka untuk mulai melakukan perdagangan aset mereka bulan ini.



Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lebaran Bisa Jadi Momentum Indonesia Keluar dari Jurang Resesi

Lebaran Bisa Jadi Momentum Indonesia Keluar dari Jurang Resesi

Whats New
Kasus Antigen Bekas, Erick Thohir Murka hingga Pegawai dan Direksi Kimia Farma Diagnostika Dipecat

Kasus Antigen Bekas, Erick Thohir Murka hingga Pegawai dan Direksi Kimia Farma Diagnostika Dipecat

Whats New
Bitcoin hingga Dogecoin Terjun Bebas, Ini 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan

Bitcoin hingga Dogecoin Terjun Bebas, Ini 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan

Earn Smart
[POPULER MONEY] Erick Thohir Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika | Sanksi bagi Leasing yang Asal Tarik

[POPULER MONEY] Erick Thohir Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika | Sanksi bagi Leasing yang Asal Tarik

Whats New
Hindari Penumpukan di Bakauheni, Menhub Minta Masyarakat Tes Antigen Mandiri

Hindari Penumpukan di Bakauheni, Menhub Minta Masyarakat Tes Antigen Mandiri

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Periset

[KURASI KOMPASIANA] Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Periset

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Jelajah Masjid-masjid yang Memesona di Indonesia

[KURASI KOMPASIANA] Jelajah Masjid-masjid yang Memesona di Indonesia

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Membeli Smartphone yang Sedang Tren? Tidak Masalah, Asal Sesuai dengan Fungsi dan Budget

[KURASI KOMPASIANA] Membeli Smartphone yang Sedang Tren? Tidak Masalah, Asal Sesuai dengan Fungsi dan Budget

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Kiat-kiat Ketika Menawar | Belanja Jadi Self Reward | Mendalami Prinsip Minimalis

[KURASI KOMPASIANA] Kiat-kiat Ketika Menawar | Belanja Jadi Self Reward | Mendalami Prinsip Minimalis

Rilis
Rombak Jajaran Direksi, Kimia Farma Diagnostika Fokus Benahi Internal

Rombak Jajaran Direksi, Kimia Farma Diagnostika Fokus Benahi Internal

Whats New
Pemerintah Masih Terima Aduan THR hingga 20 Mei 2021

Pemerintah Masih Terima Aduan THR hingga 20 Mei 2021

Whats New
Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Whats New
Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Whats New
Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Whats New
Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X